banner 728x90

Sumarjoko Ka.Bappeda Magetan Dijebloskan Ke Penjara

Mearindo-Magetan-Jatim. Buntut dari kasus korupsi pengadaan sepatu PNS Magetan, Sumarjoko, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPEDA  LITBANG)  Kabupaten Magetan, Jawa Timur Sumarjoko dijebloskan ke  Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Magetan, Rabu, (10/05/2017) sore sekita pukul 16.30 Wib seusai menjalani pemerikasaan dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Magetan.

Sumarjoko ditahan atas dugaan keterlibatan dalam kasus korupsi pengadaan sepatu PNS Magetan Tahun Anggaran 2014 dengan total nilai proyek lebih dari Rp 1,2 miliar rupiah.

Pada hari Rabu (10/5/2017) Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Magetan Sumarjoko memenuhi panggilan Kejari Kabupaten Magetan tepat waktu pas jam 09.30 Wib, langsung menuju ruangan Pindana Khusus (Pidsus) menemui Kasi Pidsus Taufik Hidayat, SH. Sumarjoko diperiksa selama hampir lebih 6 jam hingga berakhir pukul 17.00 Wib. Kemudian Sumarjoko menjalani pemeriksaan kesehatan dan menandatangani berkas penahanan.

Tersangka Sumarjoko langsung dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Magetan sebagai titipan Kejaksaan Negeri Magetan. Menurut Siswanto Kepala Kejaksaan Negeri Magetan Penahanan Sumarjoko setelah penetapanya sebagai tersangka dan dilakukan selama 20 hari untuk mempermudah penyidikan.

“Beliau (Sumarjoko) ditahan setelah pemerikasaan dan ditetapkan sebagai tersangka. Ini tahanan titipan Kejaksaan untuk mempermudah penyidikan dan terhitung selama 20 hari.” Terang Siswanto

Sebelumnya dalam kasus yang sama, Ketua Asosiasi Pengrajin Kulit (Aspek) Magetan, Mochammad Yusuf Ashari divonis bersalah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya. Yusuf dijerat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Stephen Dian Palma SH dari Kejaksaan Negeri  Magetan dengan Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 3 dan jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001. Sesuai dakwaan jaksa penuntut, terungkap perkara tersebut berawal adanya penganggaran penggadaan sepatu oleh Bappeda Kabupaten Magetan, September 2014 lalu yang kini menjadi tersangka. (Lak)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan