banner 728x90

Magetan Mimpikan Menjadi Kota Tujuan Pariwisata

Magetan
– Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan, Drs. Siran, MM, menerima
kunjungan delegasi Komisi B DPRD Jawa Timur di Hotel Merah Sarangan Magetan.
Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan kunjungan kerja dalam rangka studi
banding Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur ke Kabupaten Magetan, Selasa
(21/2/2017).
Pantauan
Mearindo.com, tujuan utama kunjungan kerja antara lain dalam rangka upaya DPRD
Jawa Timur untuk melihat dan mempelajari manajemen dan penataan sektor
pariwisata Kabupaten Magetan. Diharapkan melalui kunjungan kerja ini dapat
memberikan kontribusi terhadap perbaikan sektor pariwisata Jawa Timur.
Delegasi
Komisi B DPRD Jawa Timur beserta Staf Sekretariat Komisi B mendengarkan paparan
yang disampaikan kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupatyen Magetan di
Hotel Merah Sarangan.
Di awal
pertemuan, Siran menyampaikan apresiasi atas
kunjungan kerja delegasi DPRD Jatim ini. Ditambahkan bahwa kunjungan ini
sejalan dengan salah satu program kerja bidang Kepariwisataan Kab.Magetan ada empat Program pencapaian antara lain
Perbaikan Infrastruktur seluruh menuju obyek wisata, perbaikan Diskrimisasinya,
perbaikan promosinya, dan melakukan efen-efen di lokasi wisata., atau kata lain
penguatan promosi sektor pariwisata Indonesia khususnya di wilayah kerja Kab.Magetan, kepada Mearindo.com, Selasa (21/2/2017)
Sementara
itu, Ketua delegasi Komisi B DPRD Jawa Timur menyampaikan apresiasi dan terima
kasih atas penerimaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Magetan serta bantuan
fasilitasi yang diberikan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam rangka
menyukseskan kunjungan kerja ini.
Siran
menyampaikan informasi seputar perkembangan industri pariwisata Magetan. Dinyatakan
pula bahwa pemilihan Magetan sebagai tujuan kunjungan kerja sangat tepat. Hal
ini mengingat posisi Magetan saat ini yang telah menjadi salah satu kota tujuan
wisata terkemuka di Jawa Timur, dimana pada tahun 2016 tercatat Kurang lebih 9,3
juta wisatawan asing maupun lokal berkunjung ke Magetan, dengan peningkatan
rata-rata 10% – 20 % setiap tahun. 
Tingginya
volume lalu lintas manusia dari berbagai bangsa yang berkunjung atau melewati
Magetan dan semakin meningkatnya penghasilan per kapita – tahun 2016 mencapai
angka sesuai dengan target – serta tingkat hidup warga Magetan merupakan
potensi yang perlu digali lebih optimal untuk mendorong peningkatan arus
wisatawan ke Indonesia kususnya Magetan.
Untuk
itu diperlukan upaya promosi dan kerja sama di bidang kepariwisataan antara
berbagai pihak, baik dalam konteks antar pemerintah, swasta dan sesama warga.
Siran
juga menggarisbawahi kemajuan pembangunan sektor pariwisata Magetan serta
berbagai capaian yang telah berhasil diraih dalam kurun waktu kurang dari 10
tahun. Kekuatan Magetan sebagai tempat Wisata tujuan dengan letak yang
strategis menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat local maupun internasional.
Kelengkapan
sarana dan prasarana, infrastruktur yang sangat memadai, faktor keamanan dan
kenyamanan serta ditambah keunikan Magetan dengan icon yang serba “ter”,
terindah, terjangkau, terkesan dan sebagainya. 
Hal ini
menjadikan Magetan sebagai kota tujuan utama wisatawan local maupun mancanegara,
menyaingi berbagai kota besar lain seperti Karang Anyar dan Malang. Visi dan
fokus pembangunan yang kuat dari Mantan Bupati Saleh Mulyono hingga Bupati
Sumantri  saat sekarang, dalam mendorong
sektor bisnis yang dikolaborasi dengan pariwisata telah menjadi faktor utama keberhasilan
Magetan. (Lak)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan