banner 728x90

Megawati Sukarno Putri Resmi Dilaporkan Dugaan Penistaan Agama Di Indonesia

Megawati saat berpidato di  Hari Jadi PDIP ke- 44 yang
digelar di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (10/1/2017)
Jakarta, Mearindo.com – Megawati Putri
Mantan Presiden I RI akhirnya resmi dilaporkan ke Bareskrim Polri tepat dihari ulang
tahunnya yang ke-70 Senin 23 Januari 2017. Megawati dilaporkasn atas dugaan
tindak pidana penodaan agama di Indonesia. Senin (23/1/2017)
Pelapor
adalah atas nama Baharuzaman merupakan aktifis LSM Aliansi Anak Bangsa Gerakan Anti
Penodaan Agama menjabat divisi Humas. Laporan Baharuzaman diterima Bareskrim
Polri dengan nomor polisi: LP/79/I/2017/Bareskrim.

Baharuzaman yang merupakan warga Jalan Kebon Jahe, Gambir,
Jakarta Pusat, melaporkan Megawati atas dugaan tindak pidana penodaan agama
sesuai pasal 156 dan 156 (a) KUHP. Laporan tersebut merupakan buntut dari
pidato Megawati Soekarnoputri pada peringatan Hari Jadi PDIP ke- 44 yang
digelar di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (10/1/2017) lalu.

Dalam
laporanya Baharuzaman menyerahkan bukti rekaman vidio pidato Megawati
Soekarnoputri pada peringatan Hari Jadi PDIP ke- 44. Kepada media Baharuzaman
berharap hukum ditegakkan seadilnya tanpa membedakan perlakuan dengan posisi
dan kedudukan terlapor maupun pelapor.
“Ini adalah
testimoni Polri bagaimana menegakkan hukum dinegara Indonesia” Ujar Bharusaman
Sebelumnya,
Ketua Umum PDIP ini juga akan dilaporkan Forum Masyarakat Minang (FMM), Menurut
Irfianda Abidin ketua FMM pelaporan akan dilakukan karena Megawati dinilai
sudah menistakan agama – agama di Indonesia dalam isi pidatonya. Namun
laporannya dibatalkan karena sudah ada laporan Baharuzaman dan akan melakukan
aksi ke DPRD serta Kantor DPD PDI Sumbar. 
Sementara
itu Sifaul Anam, selaku Ketua Ormas Orang Indonesia Bersatu atau
disingkat OI Bersatu sangat menyayangkan tindakan Megawati daslam
meemberikan sambutan dihadapan kader partainya. Tidak seharusnya seorang
tokoh penting ini mengeluarkan kata-kata yang menyinggung keyakinan
agama yang dilinddungi undang-undang.
“Saya
mengamati betul isi vidio berisi sambutan Bu Mega terutama pada setelah
menit ke 10 beliau sudah sangat menyinggung akidah agama-agama di
Indonesia tentang hari kematian dan pembalasan setelah kematian” Ujar
Anam nama panggilanya (Fsi.Rio)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan