banner 728x90

Menjaga Keutuhan NKRI Untuk Kedaulatan Kita

Indonesia adalah eksistensi
entitas manusia yang sangat heterogen yang disatukan oleh kalimah syahadat
dengan rumus turunan tercantum dalam sila pertama Pancasila, Ketuhanan Yang
Maha Esa yang hanya memiliki satu
padanan kata yakni Allah swt. Maka tegas Indonesia adalah Negara Tauhid.
Disinyalir Indonesia akan pecah menjadi 9 s/d 17 negara
baru (Lihat
Sunyoto), atau William Cohen menyatakan akan ada dua negara yang akan hilang
dari peta dunia pada tahun 2025 yakni Indonesia dan Pakistan. Bagi patriot
Mujahidin hal ini tidak membuatnya gentar dengan mengatakan bahwa NKRI akan eksis
dengan semakin kuat dalam bentuk NKRI Syariah.
Hal ini bukan mimpi,
kematangan gerakan Islam yang pernah ada (NU, Muhmmadiyah dll) dan kecepatan
gerak kelembagaan baru seperti FPI, MIUMI, MMI, JAT/JAS, HASI juga kematangan
ditingkat Partai Islam seperti PPP, PKS dan PBB. Dengan semakin banyaknya yang
mengenyam pendidikan Tinggi dan ketersediaan alat-alat yng membuat mudahnya
akses informasi meniscayakan kalau Indonesia pasti akan bersebrangan outputnya
dari apa yang diinginkan oleh para tuan besar dari kalangan
Zionist-Freemasonry-Illuminati dan antek-antek dajjal lainnya, juga dari
kalangan naga merah dan naga kuning.
Untuk menghadapi berbagai
kemungkinan ada beberapa opsi gerakan yang bisa kita tempuh. Diawali dengan
keberadaan tenaga penggerak baik secara perorangan maupun perwakilan
kelembagaan. Sosok Ustadz Bachtiar Nasir harus segera mengambil peran, didukung
oleh Habib Rizieq, Ustadz Syuhada Bachri, Ustadz Muhammad Thalib, Ustadz Sukino
dan beberapa orang lagi, dukungan jaringan radio Islam dan TV Indonesia
(Jaringan TV Islam Indonesia). Selain kerja-kerja politis dan akademis,
keberadaan Cyber jihad 2045 akan sangat membantu untuk percepatan dan kecepatan
kerja untuk mementahan kemauan kaum Dajjal tersebut.
Selanjunya para akademisi,
pondok pesantren dan muballigh Islam harus mendapatkan asupan yang utuh sekitar
bagaiamana MEMIIMPIN INDONESIA DENGAN ISLAM. Hal ini akan lebih ringan ketika
TNI/POLRI memposisikan dirinya sebagai pelanjut perjuangan Jenderal besar
Sudirman.
Kita Pasti Bisa Menggagalkan Makar Musuh
Allah Swt Yang Juga Musuh Umat Islam.
Dalam tahun 2015 kita jadikan
sebagai tahun PENATAAN, Karena tahun 2016-2018 merupakan tahun PERSIAPAN
NASIONAL, dalam bentuk kaderiasi, perebutan posisi politik terkecil RT/RW dan
posisi lainnya secara trias politika atau kepemimpinan umat secara informal.
Alfian
Tanjung, Pimpinan
Taruna Muslim
Ketua
Majelis Syuro DPP FDKM Tangerang Periode 2014-2017.
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan