banner 728x90

Ibu Jagal Bayi Dituntut Hukuman Mati

Pembunuh Bayi Disidangkan di Pengadilan Negeri
Terancam Hukuman Mati

Mearindo Magetan – Kasus seorang ibu yang telah tega membunuh anak kandung
sendiri saat melahirkan disidangkan di Pengadilan Negeri Magetan dengan perkara No 236/pidana/204/PN Magetan di pimpin
oleh hakim ketua Boxgie Santoso, SH. angota Suwarjo, SH. dan M.
Zulkarnain, SH, Kamis, (6/11/2014).
Tersangka Naning Sri Lestari (19), warga Desa Taman Arum RT6/RW2,
Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, itu mengaku kepada penuntut umum,
malu karena punya anak belum menikah, sehingga tega membunuh bayi yang
baru dilahirkan.
diberitakan sebelumnya bahwa tersangka Naning Sri Lestari anak warga Desa Taman Arum, Kecamatan
Parang, Kabupaten Magetan perbuatannya sempat menggegerkan warga
sedesanya. Pasalnya, perempuan yang baru lulus SMK itu tega membunuh
bayi yang baru dilahirkan dengan cara keji.
Kasus ini terungkap setelah
Sumiran warga setempat menemukan tas kresek warna hitam disamping rumah
Naning.
Setelah diusut dan ditanya warga setempat, Naning mengakui, jasad bayi
yang berada dalam tas kresek itu bayinya. 
Dalam persidangan tersangka mengakui aksi keji
yang dilakukan itu setelah bayi lahir, kemudian tersangka menusukan gunting
yang disiapkan sebelumnya ke dada bayi berkelamin laki-laki itu sebanyak 5 tusukan. Namun karena bayi itu masih menunjukan tanda-tanda hidup, tersangka
kemudian berusaha memutus urat nadi ditangan kiri bayi malang itu. Baru
setelah tangan kiri bayi itu hampir putus, bayi hasil hubungan gelap
dengan Ali Mawan ini tidak bergerak lagi. kemudian jasad
bayi itu dimasukkan ke dalam tas kresek dan dia berusaha membuangnya.
Naning dijerat dengan pasal 3 Undang Undang Nomor 23 tahun 2003 tentang
Perlindungan Anak dan pasal 342 KUHP, dengan ancaman hukuman mati atau
pidana penjara paling lama 18 tahun.
Menurut saksi-saksi yang di hadirkan dalam persidangan Haryati (45)
Bidan, Wiwin (46), Asriatun (44), Mesinem (45) mengakui tindak
pembunuhan itu dilakukan sendiri tanpa bantuan orang lain.
Tersangka mengaku perbuatan keji yang dilakukan itu
atas inisiatif sendiri. Apalagi sehari sebelum melahirkan itu, menurut
Ali Mawan (laki-laki yang menghamili Naning) yang dikonfrontir dengan
tersangka sudah berusaha melamar, tapi tersangka menolak.(Ebit/lak)
banner 468x60