Sulit Cari Gas LPG 3 Kilogram, Begini Keluh Kesah Masyarakat
Magetan, Mearindo.com – Sudah beberapa hari ini Gas LPG 3 kilogram alias gas melon hilang di pasaran. Kondisi ini menyebabkan keresahan di kalangan masyarakat, terutama ibu-ibu rumah tangga.
Seperti yang di alami Nurul salah satu warga Madigondo, Takeran, sejak pagi ia sudah keliling dari toko ke toko penjual LPG melon tetapi banyak yang kosong.
“Terus masak dengan apa, sedari pagi mau beli gas saja tidak ada,” keluhnya sambil menenteng tabung gas melon.
Apalagi, setiap pagi ia berjualan nasi pecel dan gorengan yang sangat bergantung pada gas LPG. Nurul berharap, pemerintah melalui instansi terkait peka dan segera menyikapi kelangkaan gas yang kembali terjadi.
“Semoga pemerintah segera melakukan langkah kongkrit untuk mengatasi kelangkaan ini, intinya jangan berlarut-larut,” harapnya.
Ipung, salah satu warga Ngariboyo mengaku juga kesulitan untuk mendapatkan gas melon. Ia mengeluh, sudah beberapa toko yang biasa menjadi langganan kehabisan stok.
“Ia mas, sedari pagi muter-muter beli gas banyak yang kosong, tidak seperti biasanya, beberapa hari ini memang agak kesulitan mencarinya,” katanya kepada Mearindo.com, Selasa (24/6/2025).
Bejo, salah satu warga Kauman, Magetan juga mengeluhkan hal sama. Sulitnya mencari gas melon, ia terpaksa meminjam tabung gas 12 kilonan ke tetangga.
“Istri saya kan usaha krupuk, dengan langkanya gas melon terpaksa pinjam ke tetangga agar tetap produksi,” keluhnya.
Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Magetan, Sucipto saat di konfirmasi melalui Kabid Perdagangan Disperindag, Alih Nugraha, mengatakan bahwa pihaknya sudah konfirmasi ke Pertamina dan pasokan gas tetap seperti biasanya.
“Tidak ada pengurangan. Jadi stok di pangkalan aman dan harusnya aman tidak ada langka. Jadi kaitan info kelangkaan itu, kami TL cek kondisi real nya, koordinasi dengan bagian perekonomian dan lainnya yang terkait,” terangnya. (G Tik)


No Responses