banner 728x90

Dinas PUPR Magetan Rekonstruksi Jalan Jonggrang – Mrahu Kartoharjo, Akses Pertanian Makin Lancar

Magetan, Mearindo.com – Pemerintah Kabupaten Magetan terus tancap gas membangun infrastruktur hingga ke pelosok desa. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Pemkab Magetan melakukan rekonstruksi Jalan Jonggrang – Mrahu, Kecamatan Kartoharjo.

Jalan penghubung antar dusun ini selama ini menjadi urat nadi perekonomian warga. Namun, kondisi jalan yang rusak, bergelombang, dan berlubang membuat warga mengeluh. Akses distribusi hasil pertanian, aktivitas anak sekolah, hingga mobilitas warga sehari-hari menjadi terhambat, terutama saat musim hujan.

Menjawab keluhan tersebut, DPUPR Magetan akhirnya memprioritaskan rekonstruksi ruas tersebut pada tahun anggaran 2026.

Kepala DPUPR Magetan melalui Kabid Bina Marga, Hariyanto, S.T., menjelaskan bahwa rekonstruksi ini bukan sekadar perbaikan biasa, melainkan peningkatan struktur jalan agar lebih kuat dan tahan lama.

“Jalan Jonggrang – Mrahu ini menjadi prioritas kami karena memang sudah rusak dan menjadi aspirasi warga. Dengan direkonstruksi, diharapkan akses jalan menjadi lebih mulus, aman, dan nyaman dilalui, serta mampu mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar,” kata Hariyanto saat dikonfirmasi, Senin (21/9/2026).

Ia menambahkan, peningkatan kualitas jalan desa menjadi salah satu fokus Bupati Magetan Nanik Sumantri dalam pemerataan pembangunan. Infrastruktur yang baik diyakini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi desa dan menekan biaya logistik petani.

Sebagai informasi, proyek rekonstruksi Jalan Jonggrang – Mrahu ini dikerjakan oleh rekanan CV. Wanita Satria dengan nilai kontrak sebesar Rp199.572.900,00 (Seratus Sembilan Puluh Sembilan Juta Lima Ratus Tujuh Puluh Dua Ribu Sembilan Ratus Rupiah). Proyek ini memiliki durasi pengerjaan selama 90 hari kalender dan ditargetkan selesai tepat waktu dengan kualitas sesuai spesifikasi.

Warga Desa Mrahu menyambut baik pembangunan ini. Selama ini mereka harus ekstra hati-hati saat melintas, terutama pengendara roda dua. Dengan jalan baru yang lebih mulus, warga optimis hasil panen padi dan palawija bisa lebih cepat diangkut ke pasar.

Pemkab Magetan berkomitmen pembangunan infrastruktur jalan akan terus dilakukan secara bertahap dan merata. Tidak hanya jalan kabupaten, jalan poros desa yang menjadi penghubung antar kecamatan juga menjadi perhatian.

“Pembangunan infrastruktur adalah investasi jangka panjang. Jika jalan bagus, ekonomi warga akan bergerak,” pungkas Hariyanto. (G.Tik)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan