banner 728x90

Disbudpar Magetan Tanggapi Keluhan Gepuk Harga di Telaga Sarangan

Magetan, Mearindo.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan akhirnya angkat bicara terkait viralnya keluhan wisatawan soal dugaan praktik “getok harga” oleh sejumlah pelaku UMKM di kawasan wisata Telaga Sarangan.

Kepala Bidang Pariwisata Disbudpar Magetan, Eka Raditya, menegaskan pihaknya sejak awal telah mengingatkan para pelaku usaha agar tidak mematok harga di luar kewajaran.

“Secara prinsip, kami sudah menyampaikan melalui surat edaran agar pelaku usaha tidak menerapkan harga yang melampaui batas kepatutan,” kata Eka, Senin (5/1/2026).

Disbudpar juga menekankan pentingnya transparansi. Pelaku usaha diminta mencantumkan daftar harga makanan dan minuman agar wisatawan mengetahui sejak awal harga yang harus dibayar.

“Tujuannya biar pengunjung tahu harga suatu barang atau jasa itu berapa. Jadi tidak ada kesan dibodohi,” ujarnya.

Eka mengakui, di lapangan masih ditemukan pelaku usaha yang menetapkan harga lebih tinggi dari batas kewajaran.

“Memang harus diakui, ada beberapa yang menerapkan harga lebih tinggi. Padahal harga di tempat wisata itu wajar kalau sedikit lebih mahal dibanding tempat lain, tapi tidak boleh melampaui batas kepatutan,” tegasnya.

Baca berita sebelumnya
Untuk menindaklanjuti persoalan ini, Disbudpar Magetan akan berkoordinasi dengan paguyuban pedagang yang menaungi para pelaku UMKM. Langkah pembinaan hingga pemberian peringatan atau sanksi akan dilakukan melalui paguyuban tersebut.

“Pembinaan yang paling efektif memang lewat paguyuban. Di situ nanti bisa diberikan peringatan ataupun sanksi,” jelas Eka. (G.Tik)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan