banner 728x90

Pemkab Magetan Bagi-Bagi Mobil Mewah 4 Pajero Sport Untuk Forpimda

Mearindo-Magetan-Jatim

Salah satu Mobil Pajero Sport yang dibagi-bagikan kepada Forpimda di Kabupaten Magetan,Selasa (5/7/2017)

Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan telah membagi-bagikan mobil mewah, empat mobil mewah Jenis Mitsubishi Pajero Sport terbaru seharga Rp. 503 juta kepada para pejabat Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) kabupaten Magetan.

Sebanyak 4 mobil Pajero Sport berwarna hitam dibagikan kepada Ketua Pengadilan Negeri Magetan, Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Kapolres Magetan dan Dandim 0804 pada bulan Ramadhan kemarin.

Empat mobil mewah dibagikan untuk menggantikan 4 mobil Nissan Extrail tahun 2012 yang sudah berusia 5 tahun atau sudah lama. Satu unit mobil seharga 503 juta, sehingga total mencapai Rp. 2.012.000.000,-

Bagi-bagi mobil dinas (mobdin) pada para pejabat menjadi perbincangan masyarakat yang lagi ngopi di warung-warung kopi hampir dua pecan ini, mereka menuding pembagian mobil dinas merupakan upaya penjinakan para pejabat penegak hukum karena hampir tiga bulan ini banyak para pejabat di Kabupaten Magetan yang di periksa terkait beberapa kasus yang lagi berjalan entah itu di Kejaksaan Negeri maupun di Kepolisian Resort Magetan, hal ini menimbulkan ewuh pekewuh di kemudian hari.

“Pada obrolan tersebut, ini merupakan bentuk gratifikasi secara tidak langsung. Bagi-bagi mobdin ini akan menimbulkan doble anggaran pada masing-masing instansi vertical dan muncul ewuh pekewuh jika ada persoalan di kemudian hari,”terang Rudi Setiawan Ketua Ngo Swastika kepada Mearindo.com,Rabu (5/7/2017)

Lanjut Gosong pangilan akrab Rudi Setiawan mengatakan dalam aturan hukum tidak memperbolehkan adanya pemberian anggaran pada instansi vertical yang memiliki induk diatasnya.

Dana APBD tersebut bisa diberikan hanya pada kegiatan yang sifatnya insidentil, seperti pada pengamanan pemilihan kepala daerah (Pilkada). “Pemberian anggaran dan bantuan kepada sesame instasi resmi adalah upanya meredam,”ucapnya

Bupati Magetan melalui Kepala Bidang Umum Dwi mengatakan Pengadaan mobil oprasioanal untuk Forpimda sudah diprogramkan pada APBD 2017, sebagai pengganti mobil oprasional Nisan Extrail tahun 2012 yang sudah berusia 5 tahun dan pengadaan duilasanakan secara E-Purchasing dengan harga per unit Rp. 503 juta, jenis Mobil Mitsubishi Pajero Sport.

“Pengadaan Mobdin tersebut tidak ada keterkaitan antara pengadaan fasilitas ini hanya untuk membantu kelancaran pelaksanaan tugas Forpimda sebagai mitra kerja Pemkab. Magetan dengan kasus-kasus yang saat ini sedang berjalan,”tegas Dwi kepada Mearindo.com. Selasa (5/7/2017)

Sementara Mobil yang lama Nissan Extrail direncanakan untuk memfasilitasi Forkopimda plus yang saat ini belum mendapat fasilitas dari Pemkab. Magetan.(Glih/lak)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan