banner 728x90

HKP Kabupaten Magetan Mendorong Masyarakat Untuk Menganekaragamkan Pangan, dan Menggali Kembali Pangan Lokal

Bupati Magetan Dr. Drs. H. Sumantri, MM bersama Ketua DPRD Magetan lagi memamerkan Labu hasil pertanian yang berada di Kabupaten Magetan, Kamis (27/7/2017)

Magetan – Hari Krida Pertania (HKP) ke-45 kabupaten Magetan dilaksanakan bersamaan dengan Sambang Desa periode Juli 2017 di lapangan Kentangan, Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan. Kamis (27/7/2017) kemarin.

Acara HKP dihadiri Bupati Magetan Dr. Drs. H. Sumantri, Wakil Bupati Magetan Samsi, Ketua DPRD Joko Suyono, S.Sos beserta angota DPRD Magetan, Plt Sekda Dr. Drs Bambang Trianto, para pejabat eselon II, eselon III, ibu-ibu PKK Magetan, GAPOKTAN dan insan Pertanian.

Sambang Desa di Kabupaten Magetan bertujuan untuk mempererat pejabat – pejabat di tingkat Kabupaten dengan masyarakat di Desa, sekaligus sebagai sarana sosialisasi program pembagunan di Kabupaten Magetan kepada masyarakat di Desa, guna menyerap aspirasi dari masyarakat desa untuk di bawa ke tingkat Kabupaten.

Program Sambang Desa dulu di laksanakan sebulan sekali sebagai kegiatan rutin di Kabupaten Magetan, karena dinilai terlalu cepat dan angaran juga terbatas maka kedepannya akan dilaksanakan dua bulan sekali idialnya.

“Dengan situasi saat sekarang yang mulai berkembang, acara sambaing desa apabila diadakan setiap bulan sekali memang terlalu cepat, sekarang di buat dua bulan sekali,”ucap Bupati Sumantri.

Semangat HKP, mari kita tingkatkan produksi pangan, karena curah hujan dikabupaten Magetan masih cukup tinggi pada 2016 kemarin, di satu sisi menurun kan produksi buah – buahan, tembakau dan sayuran tetapi di sisi lain menyebabkan meningkatnya tanam padi, sebesar 4% di banding tahun 2015.

“HKP ini mengingatkan kembali tentang arah pembangunan pertanian di Kabupaten Magetan, untuk mendukung kebijakan Pembangunan Nasional demi mewujudkan kedaulatan pangan dengan melanjutkan Swasembada beras berkelanjutan, Swasembada Gula dan Telor,”ujur Sumantri.

Ditambahkan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Edy Suseno mengatakan, kami mendorong masyarakat untuk menganekaragamkan pangan, dan mengali kembali pangan-pangan lokal, seperti ubi, uwi, telo, gembili dan sebagainya itu harus kita upayakan untuk kembali di konsumsi, agar konsumsi kita terhadap nasi dan terigu dapat berkurang. (G.Lih)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan