banner 728x90

Pengelolaan Parkir Pasar Sayur Di Kabupaten Madiun Carut Marut

Madiun – Mearindo.com. Pengelolaan parkir di
wilayah Pasar Sayur Caruban Kabupaten Madiun, Jawa Timur dikeluhkan oleh
sejumlah juru parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun. Pasalnya,
juru parkir yang biasa bertugas mengelola satu lokasi tempat yang sama dibebani
setoran didua OPD yakni Dinas Perhubungan dan Oknum petugas pasar.

Salah seorang juru parkir Dishub Kabupaten Madiun, mengatakan, sesuai
kesepakatan melakukan setor 5.000,-/hari. Sementara juru parkir yang bertugas
di Pasar Sayur Caruban juga dimintai setoran kepada salah satu oknum petugas di
Pasar 80.000,-/hari.

Saat dikonfirmasi, Johanes Cahyo, Sekretaris Dishub Kabupaten Madiun mengatakan
dirinya tidak berwenang untuk memberikan statmen pada Media. “Maaf, saya
tidak berwenang memberikan keterangan, langsung saja pada pimpinan,”
ujarnya.

Sementara, Budi Muratno, Kabid Pengelolaan Pasar, Dinas Perdagangan, Koperasi
dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun saat dikonfirmasi melalui seluler mengatakan,
pengelolaan parkir disepanjang jalan adalah hak Dishub Kabupaten Madiun.
Sedangkan pihak pasar minta lahan 12 meter untuk dikelola dan masuk ke
pendapatan asli daerah (PAD).

“Rencananya akan diterapkan per 1 Maret 2017. Dan draft kesepakatan
tersebut akan dibuat sehingga tidak menimbulkan silang sengketa antara pihak
Pasar dengan Dishub Kabupaten Madiun. Untuk anggarannya masuk ke Pendapatan
Asli Daerah (PAD),” ungkap Budi Muratno, Selasa (21/3/2017).

Budi Muratno juga menegaskan adanya informasi terkait setoran sebesar 80.000,- yang
dilakukan oleh oknum petugas di pasar itu tidak ada. Numun dia mengakui ada
setoran ke Dinas Pasar tetapi nilainya tidak sebesar itu. “Memang ada
setoran yang masuk untuk PAD dari petugas parkir, namun tidak sebesar itu. Dan
akan kita telusuri kebenarnya,”pungkasnya.(Sal)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan