banner 728x90

Bau Busuk Sampah Di TPS Kasawan Wisata Telaga Sarangan Dikeluhkan Wisatawan

Magetan – Mearindo.com, Warga masyarakat Kelurahan Sarangan Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan dan pengunjung wisata telaga Sarangan mengeluhkan bau busuk berasal dari tumpukan  sampah di area wisata Telaga Sarangan. Memprihatinkan akibat fasilitas tempat pembuangan sampah penuh dan lambatnya pengangkatan sampah, imbasnya alternatif dibuang bukan pada tempatnya hingga mengeluarkan bau busuk menyengat. Rabu (29/3/2017)
UPTD Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan memiliki sekitar 12 anggota tenaga kebersihan Orsorsing untuk wilayah Wisata Telaga Sarangan yang biasa kerja pagi dan sore memungut dari rumah warga di kumpulkan ke TPS, Hardy mempertanyakan kinerja Dinas terkait menyangkut masalah sampah, kepada Pojok Kiri, Selasa (28/3/2017)
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Magetan Drs. Siran, MM saat di temui Mearindo.com mengatakan, “Benar kami mempunyai tenaga orsorsing kebersihan untuk kawasan wisata sarangan sebanyak 12 orang, selama ini mereka kerja sesuai perjanjian pagi dan sore hari memungut sampah dari rumah warga di kumpulkan ke TPS, setelah itu menurut perjanjian dengan Dinas Lingkungan Hidup seminggu tiga kali diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) apa bila terjadi penumpukan, Siran  ini tak menampik kekecewaannya ternyata memang benar penumpukan terjadi dan membuat bau yang tak sedap bahkan air dari TPS mengalir ke dalam Telaga Sarangan, dan kami berusaha untuk membuat tanggul agar air tak mengalir ke Telaga,”ujar Siran.
Bau busuk dan tak enak dilihat, bagaimanapun mengganggu pemandangan di wilayah kawasan Wisata Telaga Sarang.
“Ditambahkan Pemerhati Lingkungan Hidup Ngo. Walidasa, Mulyadi lebih dari dua minggu lamanya penumpukkam sampah ini, tepat didepan TPS dan parkiran perahu boat,”terangnya.
Menurut Mulyadi, Dinas atau pihak terkait yakni Dinas Lingkungan Hidup seakan lalai dengan tanggung jawabnya mengangkut dari TPS Sarangan di bawa ke TPA Milang Asri.
“Tempat yang disediakan Dinas Lingkungan Hidup  untuk membuang sampah hingga, menumpuk hingga menjalar hingga ke ban jalan dan bau busuk, sehingga mengganggu para pengunjung Telaga Sarangan,” ungkap Mulyadi.
Mulyadi menggenjot dan berharap pihak terkait perhatikan masalah kecil ini, yang berdampak besar bagi wisatawan yang akan ke Telaga Sarangan.
“Padahal, tukang sapu lakukan tanggung jawabnya secara rutin mulai 05.00 Wib telah turun lokasi untuk membersihkan sampah, tapi masalahnya jika dibiarkan kelamaan sampah menumpuk. Disinilah kelalaian Dinas terkait lama penanganan mengangkat sampah,” tambah Mulyadi.

Sementara itu, ketika Mearindo.com menghubungi Kepala Bagian Kebersihan Dinas Lingkunagn Hidup Magetan, Heru menjawab untuk Sarangan merupakan tanggung Jawab Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk mengambil dari rumah ke rumah sedang untuk pengankutan dari TPS ke TPA setiap saat kami siap mengangkut kalau memang itu merupakan tanggung jawab kami selaku dinas pengangkut walaupun dengan tenaga yang ada dan ini telah ada tindakan dari Dinas untuk pengangkutan, terangnya via Pesan singkat.(lak)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan