banner 728x90

Bayi Penderita Hidrosefalus Tidak Mendapat Perhatian Pemerintah Setempat

Kondisi Fatin Tri Meilani penderita Hydrosefalus
Mearindo Magetan – Sungguh malang nasib Fatin Tri Meilani, 1.5 tahun bayi asal Desa Duwet, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan Jawa Timur ini. Pasalnya Fatin bayi perempuan cantik ini difonis menderita penyakit Hydrosefalus sejak lahir oleh tim medis RSU Soedono Madiun.
Fatin lahir pada 27 mei 2013 lalu merupakan anak ketiga dari pasangan Kusno (45 tahun) dan Tinah (38 tahun) yang beralamatkan Dukuh Nunut, Rt.04 Rw.01 Desa Duwet, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan. Menurut Kusno, dia mengetahui putrinya bakal lahir dengan disertai penyakit tersebut pada saat dilakukan rekam medis atau USG saat istrinya akan dilakukan operasi sesar guna melahirkan Fatin. Mengetahui kondisi saat itu Kusno mengalami shok dan pasrah atas kondisi yang dialami putri ragilnya.
“Kami tahu kalau anak kami akan mengalami Hydrosefalus saat dilakukan tes USG sehari sebelum operasi kelahiran.” terang Kusno.
Sementara itu Tinah mengaku selama proses kelahiran hingga usia bayinya 17 bulan dibiayai oleh rogram Jampersal dan BPJS Mandiri atas nama Fatin. Tinah juga mengaku tidak ada bantuan atau pendampingan dari pemerintah setempat khususnya dari Desanya.
Kondisi rumah orang tua fatin
Kedua orang tua Fatin yang menjadi kuli srabutan ini mengaku sangat kesulitan ekonomi guna mengobati ataupun biaya operasi yang akan dilakukan nantinya. Fatin sudah menjalani operasi kali pertama pada 05 Juni 2013 lalu. Operasi bedah dilakukan di RSUD Soedono Madiun ini dilakukan guna memasang selang saluran pembuangan cairan yang ada dikepala dan dibuang melalui saluran pembuangan urine.
Hingga pada tanggal 10 Desember 2014 lalu Fatin kembali menjalani rawat inap di RSUD Soedono atas rujukan Puskesmas kecamatan Bendo karena mengalami kejang dan panas tinggi, hal ini dimungkinkan efek dari pemasangan selang yang berada di tengkorak kepala belakang Fatin.
Hidrosefalus
(kepala-air ,
istilah yang berasal dari bahasa Yunani: “hydro” yang berartiair dan
“cephalus” yang berarti kepala; sehingga kondisi ini sering dikenal
dengan “kepala air“)
adalah penyakit yang terjadi akibat gangguan aliran cairan di dalam otak (cairan serebro
spinal)atau akumulasi cairan serebrospinal dalam ventrikel serebral, ruang
subarachnoid, atau ruangsubdural.Penyakit ini merupakan salah satu jenis
penyakit bawaan yang cukup sering terjadi pada bayi baru lahir dan balita. 
Hydrosefalus adalah kelainan patalogis otak yang mengakibatkan bertambahnya cairan serebrospinal dengan atau tekanan intrakranial yang tinggi, sehingga terdapat pelebaran ventrike. ((Darsono, 2005:209). Faul
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan