banner 728x90

Suroan, Polres Madiun Amankan Sejumlah Titik Rawan Bentrok

Mearindo Madiun – Sejumlah petugas Sabhara berusaha mengurai
massa yang terlibat bentrok sebagai simulasi pengamanan Suran Agung yang
dilaksanakan di JL Pahlawan Kota Madiun, Minggu (9/11/2014).
– Sejumlah wilayah perbatasan yang diberi pengamanan ekstra itu
merupakan wilayah perbatasan Kota dan Kabupaten Madiun lokasi masuknya
massa pendekar dari wilayah Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Magetan. 
 Selain itu, dalam pengamanan itu, petugas juga mengandalkan 9 kemampuan
petugas Sabhara
Bahkan pelantikan 9 kemampuan fungsi sabhara itu sudah disimulasikan di
JL Pahlawan Kota Madiun, Sabtu (8/11/2014) dalam mengamankan sejumlah
massa yang terlibat bentrokan. Aksi simulasi itu, disaksikan langsung
Direktorat Sabhara Polda Jatim, Kombes Pol Imam Suyuti.
Polres Madiun Kota bakal memberikan pengamanan ekstra di 7 wilayah
perbatasan wilayah menuju Kota Madiun untuk pengamanan Suran Agung yang
dilaksanakan, Minggu (09/11/2014).
Jumlah titik pengamanan ekstra itu,
lebih banyak dibandingkan pelaksanaan acara malam Suro dan 1 Suro yang
dilaksanakan dua pekan lalu.
Kapolres Madiun Kota, AKBP Farman mengatakan 9 kemampuan fungsi Sabhara
akan diterapkan dalam pengamanan Suran Agung, Minggu (9/11/2014).
Penerapan itu untuk pengamanan acara Persaudaraan Setia Hati Tunas Muda
Winongo yang menggelar acara Suran Agung di Pedepokan, JL Doho,
Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. 
“Dalam pengamanan ini ada 7 titik yang akan menjadi fokus antisipasi
kerusuhan massa. Diantaranya dari arah wilayah perbatasan Magetan,
Ponorogo dan Kabupaten Madiun,” terangnya kepada media, Sabtu (8/11/2014).
Lebih jauh, Farman menguraikan jika awalnya pengamanan dalam malam Suro
dan 1 Suro ada 5 titik lokasi yang diamankan akan tetapi saat ini dinaik
atau bertambah menjadi 7 titik lokasi pengamanan ekstra.
“Tentunya kami fokuskan di setiap pintu masuk ke Kota Madiun baik itu
dari arah Magetan, Ponorogo maupun Kabuaten Madiun seperti dari Dungus
ke Kelurahan Manisrejo, Desa Nglames, Kecamatan Madiun serta perbatasan
Jiwan – Maospati. Termasuk jembatan kecil di Taman dan Manguharjo,”
imbuhnya.
Sementara Direktorat Sabhara Polda Jatim, Kombes Pol Imam Suyuti mengaku
sangat mengapresiasi kegiatan peragaan 9 kemampuan fungsi Sabhara di
Polres Madiun Kota itu baik dalam menerapkan fungsi pengaturan,
penjagaan, penguraian dan patroli.
Selain itu, pihaknya siap memberikan
asistensi kepada Kapolres Madiun Kota dan kapolres di wilayah lainnya
untuk memyiapkan pengamanan dengan dibantu BKO pasukan dari Polda Jatim.
“Madiun ini pelaksanaan Suran Agung sudah berkali-kali. Kami tetap
memberikan masukan maupun asisrensi kepada kapolres agar lebih baik
pengamananya dengan menambah pasukan BKO Polda Jatim. Mudah-mudahan bisa
mengamankan situasi dan kondusif,” pungkasnya.
Sedangkan dalam upaya menciptakan situasi kondusif selama pelaksanaan
Suran Agung, Polres Madiun Kota akan meneggelar sweeping knalpot brong
atau yang tidak sesuai standar agar tidak mengganggu aktivitas warga.
Selain itu, mulai Sabtu malam hingga hari H, Minggu (9/11/2014), Polres
Madiun Kota bekerjasama dengan Satpol PP dan unsur terkait untuk
menggelar operasi yustisi dengan sasaran rumah kos.
“Dalam rangkaian pengamanan Suran Agung, Polres Madiun Kota
menganggarkan dana operasional sekitar Rp 150 juta,” pungkas AKBP
Farman. (ebit/lak)
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan