banner 728x90

Ditanya Isu Potensi Korupsi, Ini Kata Kajari Baru Magetan

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan yang baru, Dezi Setiaperma

Magetan, Mearindo com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan yang baru, Dezi Setiaperma, tidak terburu-buru menanggapi isu potensi korupsi di wilayah hukumnya. Ia menyampaikan masih fokus pada tahap konsolidasi internal dan pemetaan perkara yang ada di Magetan.

“Saya masih konsolidasi dulu dengan para Kasi. Kita pelajari dulu karakter daerah dan kasus-kasus yang ada di sini,” ujar Dezi usai acara perkenalan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Magetan di Pendopo Surya Graha, Rabu (12/11/2025).

Sebelum menjabat di Magetan, Dezi dikenal berpengalaman menangani berbagai perkara berat di Kejaksaan Negeri Lamandau, Kalimantan Tengah, termasuk kasus narkotika dengan ancaman hukuman mati. Meski memiliki rekam jejak tegas dalam penegakan hukum, ia menegaskan akan tetap mengedepankan profesionalisme dan arahan pimpinan.

“Kalau untuk kasus narkotika, hukuman berat bahkan mati itu sudah diatur KUHP dan sesuai dengan arahan pimpinan. Tapi mudah-mudahan di Magetan tidak sampai ada kasus seperti itu,” tegasnya.

Terkait maraknya pemberitaan dugaan praktik rasuah di daerah sekitar, termasuk Ponorogo yang tengah menjadi sorotan KPK, Dezi menegaskan pihaknya akan lebih dulu mendalami kondisi lapangan sebelum menentukan langkah hukum yang tepat.

“Kita pelajari dulu kondisi lapangan. Yang jelas, kita komit menegakkan hukum dengan objektif dan transparan,” imbuhnya.

Dezi resmi menggantikan Yuana Nurshiyam sebagai Kajari Magetan. Dalam masa awal kepemimpinannya, ia menyoroti pentingnya sinergi antarinstansi penegak hukum dan pemerintah daerah untuk menciptakan penegakan hukum yang optimal di Bumi Mageti.

“Konsolidasi internal itu penting. Setelah itu, baru kita maksimalkan peran Kejari Magetan dalam menjaga marwah hukum,” pungkasnya. (G.Tik)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan