banner 728x90

Semarak Kirab Budaya Ponorogo 2026, Srikandi Berkuda SMAZAPO Pukau Ribuan Warga

PONOROGO — Perhelatan akbar Kirab Budaya Ponorogo 2026 kembali digelar dengan penuh kemegahan dan kemeriahan. Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati sepanjang rute kirab untuk menyaksikan pawai yang merepresentasikan kekayaan seni dan tradisi lokal. Acara tahunan ini dihadiri dan diikuti secara meriah oleh seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), berbagai instansi pendidikan lintas jenjang, serta seluruh elemen masyarakat Kabupaten Ponorogo.

Sejak pagi hari, antusiasme warga sudah terlihat di sepanjang jalan yang menjadi rute pelaksanaan kirab. Kegembiraan masyarakat semakin memuncak tatkala para peserta pawai tidak hanya menampilkan pertunjukan yang memukau, tetapi juga membagikan berbagai macam hadiah menarik secara langsung kepada penonton di pinggir jalan.

Iring-iringan kirab tahun ini terbilang sangat spektakuler. Sepanjang mata memandang, rute dipenuhi oleh ragam seni budaya kebanggaan daerah, deretan mobil hias yang dirancang dengan kreativitas tinggi, serta dentuman semangat dari penampilan Marching Band yang mewakili berbagai sekolah di Ponorogo.

Salah satu penampilan yang paling menyedot perhatian penonton adalah kontingen dari SMAN 1 Ponorogo (SMAZAPO). Berbeda dari peserta lainnya, SMAZAPO tampil gagah dan elegan dengan menerjunkan 12 Pasukan Perempuan Berkuda. Penampilan para “Srikandi” ini tidak hanya menambah pesona visual dalam kirab, tetapi juga menunjukkan dedikasi tinggi instansi pendidikan dalam merawat tradisi budaya dengan sentuhan yang istimewa.

Anya Dewi Pramesthi, salah seorang siswi SMAZAPO yang tergabung dalam Pasukan Perempuan Berkuda tersebut, tak dapat menyembunyikan rasa haru dan gembiranya setelah menyelesaikan rute kirab. Ia menyadari bahwa keterlibatannya memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar pawai.

“Saya sangat bangga bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, sebagai bentuk rasa kecintaan kita semua terhadap budaya Ponorogo sebagai bagian dari kecintaan kita terhadap kebudayaan Nasional,” ungkap Anya dengan antusias.
Lebih lanjut, ia juga menitipkan harapan besar bagi kelestarian tradisi daerah di masa mendatang. “Saya harapkan kegiatan seperti ini bisa terus berkembang dan menjadi bentuk kebanggaan kita terhadap budaya Ponorogo,” pungkasnya.

Kirab Budaya Ponorogo 2026 ini bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan wujud nyata sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat luas dalam menjaga identitas serta memperkokoh ketahanan budaya bangsa di tengah arus modernisasi. Acara ditutup dengan tertib dan meninggalkan kesan mendalam bagi setiap warga yang hadir.( DIP)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan