banner 728x90

Tolak Pembangunan Tempat Pelatihan Manasik Haji, Warga Sampung Gerudug Kelurahan

Tolak Pembangunan Pusat Pelatihan Manasik Haji Dan Umroh, Puluhan Warga Kelurahan Sampung Kawedanan Geruduk Kantor Kelurahan

Magetan – Mearindo.com – Puluhan warga Kelurahan Sampung, Kecamatan Kawedanan geruduk Kantor Kelurahan pada Sabtu malam (10/10/2025). Mereka datang untuk menyampaikan penolakan terhadap pembangunan pusat pelatihan manasik haji dan umroh dilingkungannya.

Untuk menjaga hal-hal yang tak di inginkan, Pihak Kelurahan Sampung akhirnya menggelar mediasi yang dihadiri oleh pihak Forkompinca, Kemenag kabupaten Magetan, MUI Kecamatan Kawedanan, panitia pembangunan, serta pihak ahli waris dari kluarga yang mewakafkan tanah.

Sarjono, perangkat kelurahan Sampung menyatakan bahwa mediasi ini perlu diadakan mengingat adanya pihak yang tidak setuju atas dilakukannya proses pembangunan yang sudah mulai dilakukan oleh pihak panitia pembangunan yang dalam hal ini diketuai oleh K.H Anwar.

Dan hal ini tentu saja menimbulkan keresahan di lingkungan warga sekitar, apalagi mengingat efek yang mungkin timbul baik mulai dari proses pelaksanaan pembangunan, ataupun nanti setelah selesai pembangunan, mulai dari jalan yang rusak, kemacetan serta transparansi pengelolaan.

“Sudah menjadi kewajiban kami untuk menjaga kerukunan dan ketentraman di lingkungan kelurahan Sampung, dan tentunya harus sesuai dengan peraturan yang ada sebagai acuan, oleh karena itu kami pihak kelurahan segera menggelar mediasi ini,”ungkap Sarjono.

Salah seorang warga yang tak mau disebut namanya saat ditemui dilokasi juga menyatakan bahwa warga sama sekali tidak diajak untuk bermusyawarah mengenai akan adanya kegiatan pembangunan tempat pelatihan manasik Hai dan umroh tersebut.

“Warga lingkungan tidak ada yang diajak rembugkan, Tahu-tahu sudah dilakukan prosesi peletakan batu pertama,” ungkapnya.

Perlu diketahui bahwa panitia pembangunan ternyata masih belum mengantongi izin sama sekali dan sudah mulai melakukan kegiatan penggalangan dana yang disebar melalui WA group pengajian maupun group majlis ta’lim yang ada.

Sedangkan dari hasil mediasi tersebut disepakati bahwa proses pembangunan akan dihentikan terlebih dahulu. (dip)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan