banner 728x90

Warga Ultimatum Kades Pojok. Lantaran Kasi Pelayanan Desa Ingkar Janji

Jawa Timur – Magetan, Mearindo.com – Akhirya, Dedi Sumedi, Kepala Desa Pojok, Kecamatan Kawedanan menemui warganya di halaman Kantor Desa setempat dengan pengawalan ketat aparat keamanan. Sontak, sorak warga meneriaki Kepala Desa nya yang di anggap tidak becus dalam menangani permasalahan ini.

Karena kasi pelayanan (sdr. Boby) tidak hadir, saya mengambil kesimpulan bahwa saudara boby meresahkan warga masyarakat Desa Pojok, kata Kepala Desa Pojok dihadapan warganya, Jumat (06/10/2023).

“Untuk itu, langkah terbaik saya sebagai Kepala Desa membuat surat pengaduan kepada bapak Bupati lewat Kecamatan,” ujarnya.

Kasi pelayanan mangkit janji

Selain itu, apa yang disampaikan Kepala Desa Pojok juga dituangkan dalam surat keterangan. Selama dalam proses enam hari kedepan, Kepala Desa menawarkan kepada warga masyarakat siapa pengganti sementara Kasi Pelayanan/Modin. Lagi -lagi, warga menolaknya. Usai mendengarkan yang disampaikan Kepala Desa dan perwakilan warga, warga pun membubarkan diri dengan tertib.

Berikut pernyataan sikap dan tuntutan dari Forum Masyarakat Desa Pojok :

1. Sangat prihatin dan menyayangkan adanya upaya intimidasi, tekanan atapun hal – hal yang melemahkan dan mengarah pada gagalnya perjuangan masyarakat warga Desa Pojok yang bertujuan baik dan benar yakni memiliki aparatur Pemerintahan Desa yang profesional terlebih di dalam urusan Kasi Pelayanan yang berkaitan dengan agama yakni keyakinan dan pertanggung jawabanya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

2. Menuntut janji Kasi Pelayanan Desa Pojok atas pernyataan yang disampaikan secara lisan dihadapan langsung masyarakat Desa Pojok pada 6 September 2023.

3. Bahwa warga masyarakat Desa Pojok sudah memberikan toleransi kepada Kasi Pelayanan untuk belajar menguasai materi kegamaan sebagaimana fungsi pelayanan masyarakat selama seratus (100) hari sejak 12 Mei 2023 dan ditambah tiga puluh (30) hari sejak 6 September 2023, untuk itu masyarakat Desa Pojok tidak akan memberikan toleransi lagi.

4. Menuntut Kepada Kepala Desa dan Panitia Pengisian perangkat Kasi Pelayanan untuk bertanggung jawab karena terbukti tidak profesional dan lebih patut diduga melakukan dugaan tindak pelanggaran penyalahgunaan wewenang dalam melakukan proses tahapan pengisian perangkat Kasi Pelayanan.

5. Memberikan waktu sekurang-kurangnya enam (6) hari kepada Kepala Desa untuk memberhentikan Kasi Pelayanan karena sangat kuat diduga tidak mengikuti seleksi ujian pengisian Perangkat Desa dengan baik dan benar sesuai peraturan – peraturan dan mekanisme yang berlaku.

6. Dan apabila peringatan dan tuntutan warga masyarakat Desa Pojok tidak direalisasikan, maka segala dugaan tindak pidana penyalahgunaan wenenang dan jabatan dalam pelaksanaan pengisian Perangkat Desa akan dilaporkan ke pihak aparat penegak hukum. (G.Tik)

Surat pernyataan Kades Pojok

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan