banner 728x90

Sah, Gunadi, S.H Resmi Ketua KP2SM Pasar Sayur Magetan

Jawatimur – Magetan – Mearindo – Suasana Pasar Sayur Magetan nampak berbeda, tidak seperti biasanya. Pasalnya, ada kegiatan pengukuhan Komunitas Pedagang Pasar Sayur Magetan (KP2SM) masa bhakti 2022-2027. Acara pengukuhan dan doa bersama digelar secara sederhana pada Senin (14/3/2022) yang bertempat di tengah-tengah area Pasar Sayur bersama para pedagang sayur Magetan.

Gunadi, S.H ditunjuk sebagai ketua KP2SM Pasar Sayur Magetan. Ia mengaku siap mengabdi dan menampung keluh kesah para pedagang selama 24 Jam.

“Kami siap 24 jam untuk menampung semua keluh kesah pedagang yang ada di Pasar, dan itu murni pengabdian,” terangnya, usai pengukuhan.

Laporan sering terjadi pada malam hari, mengenai kehilangan, pintu yang belum di kunci, maupun laporan lain nya, dan kami siap turun ke lapangan. ungkapnya

“Kita akan merespon dan Organisasi ini menjadi wadah yang baik bagi teman-teman pedagang, artinya apa yang di ingin kan pedagang akan kita sampaikan, karena visi misi kami yaitu mensejahterakan pedagang, kami murni dari pedagang untuk pedagang,” jelas Gunadi yang juga berprofesi sebagai Advokat.

Dengan adanya pengurus komunitas pedagang pasar sayur yang baru, diharapkan adanya sinergi antara pedagang dengan pengelola pasar, karena pedagang merupakan kepanjangan tangan daripada pengelola pasar dan harus saling mengisi.

Gunadi menambahkan, terdapat permasalahan yang akan menjadi pekerjaan rumah pengurus yang baru nanti, diantaranya terkait bangunan fisik dan tumpang tindih antara pedagang yang tidak memiliki legalitas tempat berjualan. Saat ini, terdapat sebanyak 835 anggota pedagang yang tercatat di KP2SM, namun untuk jumlah pedagang ada sekitar 1060 lebih.

“Tumpang tindih, masyarakat yang diluar tidak memiliki legalitas tempat berjualan yang sampai saat ini masih banyak penjual yang meresahkan dan mengganggu kepentingan pedagang yang ada di dalam,” ujarnya.

Selanjutnya, kami akan segera menyurati dinas-dinas terkait untuk menyampaikan aspirasi dari para pedagang.

“Kami juga fokus untuk melakukan audiensi ke DPRD mengenai hal tersebut,” pungkasnya. (G.Tik)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan