banner 728x90

Hari Buruh KASBI-SBM Madiun Tuntut Cabut Peraturan Yang Rugikan Buruh

Aksi buruh jalan sehat dan event musik yang menuai protes oleh KASBI-SBM Madiun
Mearindo-Madiun-Jatim.
Peraturan Pemagangan yang sebelumnya diatur dalam PER.22/MEN/IX/2009 dan diubah pada Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 36 Tahun 2016 tentang pemagangan yang menuai kontra dari berbagai kalangan aktifis buruh juga disikapi oleh aktifis KASBI – SBM pada peringatan Mei Day 2017 di Madiun, Jawa Timur. (01/05/2017)
Sebelumnya, Aktifis KASBI – SBM Madiun sangat menyayangkan adanya aksi peringatan hari buruh yang dilakukan sejumlah aktifis buruh lainya dengan cara mengadakan event jalan sehat dan panggung musik. Hal ini menurutnya sangat berseberangan dengan arah pergerakan buruh sendiri untuk mencapai kesejahteraan secara merata dan perlindungan hak oleh pemerintah.
Puluhan masa dari aktifis buruh Madiun ini menggelar orasi di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial Kabupaten Madiun. Mereka mendukung upaya pencabutan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 36Tahun 2016 tentang pemagangan yang menurutnya dinilai tidak berpihak pada nasib buruh Indinnesia.
“Kami mendukung pencabutan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 36 Tahun 2016 tentang pemagangan. Karena sistem magang itu berlaku untuk anak sekolah. Percuma sekolah 12 tahun dan mendapat ijazah ternyata masih magang yang tidak jelas kesejahteraannya dan hanya mendapatkan uang saku,” kata Aris Budiono, Senin (1/5/2017).
Lanjut menurut Koordinator Serikat   Buruh   Madiun – Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia KASBI-SBM juga menuntut pencabutan Peraturan Pemerintah/PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan buruh. Cabut Instruksi Presiden/Inpres Nomor 9 Tahun 2013. Hentikan kekerasan dan diskriminasi terhadap buruh perempuan.
Didepan balai kota Madiun para peserta aksi kembali melakukan orasi mengecam kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. KASBI – SBM juga menolak sistem magang yang berlakukan kepada pekerja kontrak oleh perusahaan perusahan.
Aksi buruh itu mendapat pengawalan ketat dari kepolisian Polres Kabupaten Madiun mengantisipasi terjadinya hal-hal anarkis. (Sal)
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan