banner 728x90

Pelantikan 176 Pejabat Struktural Eselon II,III,IV Lingkup Pemerintah Kabupaten Ngawi

Mearindo Ngawi – Untuk
memberikan angin segar kepada Para Pimpinan Kepala Dinas Kabupaten Ngawi
sehingga lebih meningkatkan profesionalisme Pemerintah Kabupaten Ngawi , Bupati
Ngawi Ir.H.Budi Sulistyono bersama Djono Kepala BKD mengadakan Pelantikan
Pejabat Struktural Eselon II,III,IV Lingkup Pemerintah Kabupaten Ngawi yaitu mutasi
176 Pejabat dengan  jabatan setingkat
eselon II, III dan IV yang digelar di Pendopo Wedya Graha., Rabu (22/01).
Diantara perombakan tersebut
diantaranya untuk eselon II ada 8 orang pejabat, eselon III ditempati 28 orang
pejabat dan eselon IV ada 140 orang orang pejabat baru.antara lain Anwar Rifai
yang harus melanjutkan program sepeninggal almarhum Eko Purnomo di Disparyapura.
Dan posisi Anwar sebelumnya di Dinas Pasar ditempati Suradji dari Inspektorat
dari Badan Pengawasan (Banwas). 
Semnentara itu Banwas dikepalai
Yulianto Kusprasetyo yang sebelumnya di Dishubkominfo. Sementara itu Anwar
Rifai sebagai Kepala Disparyapura Kabupaten Ngawi akan melanjutkan program
almarhum Eko Purnomo yang sudah disesuaikan mendasar skala prioritas ditahun
2014 ini” 3 program besar termasuk renovasi Alun-Alun Merdeka Ngawi,
pengembangan Museum Trinil dan Benteng Pendem (Van Den Bosch) serta efektifitas
penggunaan lokasi eks Kepatihan yang sekarang ini sudah memasuki proses
pembebasan lahan oleh Pemkab Ngawi.

Bupati Ngawi Ir.H.Budi Sulistyono didampingi Djono Kepala BKD “ menjelaskan Untuk
Dinas Koperasi kedepan harus dapat meningkatkan produk ngawi agar mampu
berkompetisi, Untuk Dinas Perdagangan, PAD pasar tidak memberatkan harus
direvisi sehingga mampu meringankan pedagang kecil, agar persaingan muncul
dimana-mana, pengarahan baik kepada pasar tradisional agar tidak memberikan
beban terhadap sewa.
Untuk Inspektorat pak
Yuli, ditingkatkan pembinaan, tentang pembelanjaan APBD, dan mengerti APBD
sehingga dalam perencanaan, Pelaksanaan, Pelaporan bisa dibimbing sehingga
tidak tersandung dalam pekerjaan, Untuk Perhubungan jalan rusak, Untuk PU
tentang kwalitas, seperti tonase melampaui batas, Galian C, pasir, tanah, uruk,
batu, rusak berat harus diadakan Pembatasan dan penghematan, misal di tawun,
jalan yang tidak dilewati truk Galian C tidak rusak tetapi yang dilewati rusak,
kedepan berikan pelayanan yang terbaik untuk seluruh masyarakat, jangan hanya
menguntungkan 1-2 orang saja.
Himbauan juga ditujukan
untuk Camat yang diharapkan harus melakukan koordinasi dan konsolidasi pimpinan
di wilayah masing-masing, mengerti seluruh wilayah diantaranya kesehatan,
Kemiskinan, Pendidikan, kerjasama dengan seluruh Perangkat Desa, Badan
Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang dicover
dari APBD harus masuk semua lapisan masyarakat dan menyesuaikan dengan Standart
Minimal Kemiskinan, masyarakat harus mengetahui dengan mengadakan sosialisasi
terutama masyarakat miskin yang belum mendapatkan ASKES yang sekarang dirubah
menjadi BPJS Kesehatan  layak dimasukan
dengan APBD.
Bupati kewawancarai media manyampaikan harapanya agar kedepan diharapkan para Pejabat yang Mutasi dapat meningkatkan
Profesionalisme Pemerintah Kabupaten Ngawi, dapat menjalankan tugas-tugas yang
diemban untuk kesejahteraan masyarakat, dan untuk PNS telah dirubah menjadi ASN
(Aparatur Sipil Negara ) diantaranya Gaji beda berdasarkan tugas, ketrampilan,
masa pensiun diperpanjang 2 tahun, Peningkatan kerja layaknya BUMN dan adanya
komisi untuk prestasi kerja harus dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. “
Tegasnya (Lin/Adv)
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan