banner 728x90

Puthut Gerindra Buka Suara Soal Videotron dan Mobdin Camat Versus Jalan Rusak

Magetan, Mearindo.com – Rencana pengadaan videotron dan mobil dinas camat di Magetan menuai sorotan publik. Di tengah keluhan jalan rusak, warga mempertanyakan skala prioritas penggunaan APBD.

Wakil Ketua DPRD Magetan dari Fraksi Gerindra, Puthut Pujiono , menegaskan rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum ada keputusan final.

“Ini masih dalam tahap pembahasan, belum ada kesepakatan dan belum ada nota bupati. Semuanya masih dalam proses,” ujar Putut, Selasa (1/9/2026).

Puthut menyebut videotron tidak bisa hanya diukur dari keuntungan finansial untuk PAD.

“Apakah semua APBD harus berkaitan dengan profit? Belum tentu. Satu, kita melihat sebagai estetika kota. Kedua, kita mengikuti perkembangan zaman,” jelasnya.

Untuk mobil dinas camat, Putut menjelaskan usulan sudah ada sejak 2023 namun tertunda karena agenda pemilu.

“Mobil dinas ini sudah diusulkan sejak 2023. Karena saat itu ada momen politik, pemilihan bupati, dewan, dan presiden, maka diundur,” katanya.

Ia menyebut usia kendaraan operasional camat sudah 21 tahun dengan nilai penyusutan nol, sehingga biaya perawatan semakin membengkak.

Faktor lain adalah mobilitas camat yang membawahi 15-20 desa, terlebih menjelang Pilkades serentak tahun depan.

Menjawab perdebatan videotron versus jalan rusak, Putut meminta publik melihat status kewenangan jalan.

“Tidak semua jalan rusak kewenangan kabupaten. Ada jalan desa, kabupaten, provinsi, dan pusat,” tegasnya.

Ia memastikan infrastruktur tetap jadi perhatian, namun keterbatasan anggaran membuat penanganan harus diprioritaskan bertahap.

“APBD itu harus dibreakdown bagaimana bisa seimbang dan adil. Pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan pelayanan semuanya harus diperhatikan,” pungkasnya. (G.Tik)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan