Kejaksaan Magetan Tindak Lanjuti Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Magetan

Magetan, Mearindo.com – Kejaksaan Negeri Magetan diam-diam mulai menindaklanjuti dugaan korupsi tunjangan perumahan DPRD Magetan. Hal ini diungkap oleh aktivis anti korupsi wilayah Mataraman, Sumadi, usai keluar dari Kantor Kejaksaan Negeri Magetan, Selasa (31/3/2026).
“Baru saja saya keluar dari Kejari Magetan, dan memang benar mereka sedang menindaklanjuti laporan kami atas dugaan tindak pidana korupsi tunjangan perumahan dewan tahun anggaran 2024-2025 yang sudah kami laporkan ke Kejaksaan Agung akhir tahun lalu,” ujar Sumadi.
Laporan dugaan korupsi ini telah terdaftar di Kejaksaan Agung dengan nomor R-3485/F.6/Fo.2/12/2025 22 DES (DPRD). Sumadi mempertanyakan besaran tunjangan perumahan DPRD Magetan yang dinilai cukup fantastis, yaitu Rp23,1 juta per bulan untuk ketua dewan, Rp16,9 juta per bulan untuk wakil ketua, dan Rp11,1 juta per bulan untuk anggota dewan.
“Memang ada payung hukum Perbup Magetan nomor 41 tahun 2021, tapi ada peraturan pemerintah yang diabaikan, yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2023 yang mengatur tentang tunjangan perumahan DPRD,” jelas Sumadi.
Sumadi juga mempertanyakan asas kepatutan, kewajaran, rasionalitas, dan standar harga setempat yang berlaku dalam penentuan besaran tunjangan perumahan DPRD Magetan.
“Tolong carikan saya contoh rumah di Magetan yang sewa sebulan Rp11,1 juta atau setahun sekitar Rp133 juta. Apa tidak mending dibuatkan rumah sekalian dan nanti bisa jadi aset pemerintah?” ujarnya.
Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Magetan, Dwi Romadonna, saat dikonfirmasi terkait kebenaran penyelidikan ini, menjawab singkat bahwa pihaknya baru mencari data terlebih dahulu.
“Baru puldata saja mas, cari data-data terlebih dahulu,” jawab Dwi melalui WhatsApp.
Penyelidikan kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan DPRD juga pernah terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, seperti di DPRD Kabupaten Bekasi, Kota Banjar, Nunukan, DPRD Provinsi Maluku Utara, dan DPRD Kabupaten Kerinci. Apakah kasus ini akan menjadi perhatian serius bagi Kejaksaan Negeri Magetan? Kita tunggu saja perkembangannya. (TIM)


No Responses