351Tahun Magetan, Dari Ki Mageti Hingga Magetan Maju Berdaya
Magetan, Mearindo.com – Pemerintah Kabupaten Magetan menggelar Upacara Peringatan Hari Jadi ke-351 Kabupaten Magetan dan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 di Alun-Alun Kabupaten Magetan, Senin (12/10/2026).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Magetan Hj. Nanik Sumantri. Upacara mengusung tema “Magetan Maju, Ekonomi Berdaya, Rakyat Sejahtera” untuk Magetan dan “Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan” untuk Provinsi Jawa Timur.
Hadir lengkap jajaran Forkopimda Magetan, Kepala OPD, Forkopimca, Pimpinan BUMD dan Perbankan, pimpinan perguruan tinggi, Lurah dan Kades se-Kecamatan Magetan, serta tokoh agama dan insan pers.
Dalam amanatnya, Bupati Nanik Sumantri mengajak seluruh elemen untuk memaknai sejarah berdirinya Magetan.
“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Hari ini kita memperingati sejarah Kabupaten Magetan, dimulai saat Basah Suryaningrat atau Ki Mageti mengangkat Basah Gondokusumo sebagai Bupati Magetan dengan gelar Yosonegoro pada 12 Oktober 1675,” ujar Bupati Nanik.
Bupati menegaskan tema tahun ini bukan sekadar slogan. Tema ‘Magetan Maju, Ekonomi Berdaya, Rakyat Sejahtera’ bukan sekadar slogan, melainkan arah dan komitmen bersama.
“Magetan Maju adalah membangun sumber daya cerdas, ekonomi berdaya adalah simpul kemandirian produk lokal, dan rakyat sejahtera adalah ekonomi yang adil dan inklusif,” jelasnya.
Bupati juga menyampaikan kebanggaan atas Hari Jadi Jawa Timur ke-81. Ia mengingatkan bahwa Gubernur pertama Jawa Timur, R.M.T.A Soerjo, adalah Bupati Magetan ke-13 dan putra daerah Magetan.
“Kita ingin memastikan keunggulan Jatim memperoleh kemajuan yang nyata dan dapat dipelihara dari generasi ke generasi,” kata Bupati.
Bupati juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat dan instansi atas kerjasama dan sinergi dalam membangun Magetan.
“Tingkatkan kreativitas dan inovasi untuk kontribusi pembangunan di Kabupaten Magetan. Kita bercita-cita menciptakan daerah yang berkembang pesat dengan infrastruktur memadai, ekonomi berdaya saing dan pelayanan publik yang efisien,” pungkasnya. (G.Tik)


No Responses