banner 728x90

Bawaslu Pastikan Kertas Suara Dicoblos 01. Dan BPN Prabowo Lapor Ke Polisi

Beredar viral di media sosial tentang penggrebegan yang dilakukan sejumlah orang pada tempat dimana ditemukan banyak kertas suara Pemilu 2019 susah dicoblos calon tertentu. Sedangkan pemilihan umum di wilayah tersebut belum memasuki jadwal pencoblosan. (11/04/2019)

Kasus penemuan kertas suara Dicoblos 01 tesebut direspon langsung oleh BPN Prabowo Sandi yang ada di Malaysia dengan melaporkan ke pihak aparat penegak hukum Malaysia untuk diproses lebih lanjut.

Sebelumnya pada Kamis 11 Februari 2019 sempat terjadi penggrebegan dengan ditemukan puluhan Ribu kertas suara yang sudah tercoblos calon presiden no 01, anggota legislatif partai Nasdem no 2 David Kirana dan No Urut 3 Ahmad hari ini ditemukan didalam sebuah ruko di kajang.

Dalam pengakuanya tenaga yang dibayar mengaku menerima upah 50 sen ringgit malaysia, satu orang bisa mendapatkan upah per hari antara 200 hingga 600 ringgit, berarti satu orang tenaga mencoblos 50 hingga 300 kertas suara. Didalam satu ruangan mereka berjumlah 5 hingga 10 tenaga pencoblos kertas suara.

Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Mochammad Afifuddin memastikan bahwa surat suara tercoblos yang ditemukan di Selangor, Malaysia, adalah asli. Surat suara itu tercoblos untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden urutan No 01 Joko Widodo – Ma’ruf Amin. Surat suara untuk pemilihan legislatif tercoblos untuk caleg dari Partai Nasdem.

Hal itu, kata Afifuddin,  sudah terkonfirmasi oleh jajaran Panwaslu Kuala Lumpur yang mendatangi lokasi penyimpanan surat suara tersebut. “Dalam konfirmasi jajaran kami, PPLN (Panitia Pemilihan Luar Negeri) sudah dipastikan dan dijawab huruf tebal, dia pastikan (surat suara tercoblos itu) asli,” ujar dia dalam konferensi pers di Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Kamis, 11 April 2019.

Sebelumnya, Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yaza Azzahara Ulyana menjelaskan kronologis temuan  surat suara tercoblos yang rekaman videonya sudah viral di media sosial. Dia mengatakan bahwa awalnya menerima pengaduan dari seorang relawan Sekber Satgas Badan Pemenangan Nasional (BPN) Malaysia Prabowo-Sandiaga perihal surat suara tercoblos itu.

“Relawan BPN bernama Parlaungan itu melapor melalui WhatsApp soal dugaan penyeludupan surat suara yang dilakukan oknum tertentu,” ujar dia kepada Tempo. Yaza bersama seorang anggota Panwaslu Kualu Lumpur, Rizki Israeni Nur, langsung berangkat ke lokasi untuk menelisik lebih dalam. (Lana)

Vidio Penggrebegan Kertas Suara Dicoblos 01 Di Malaysia

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan