banner 728x90

Banjir Sulawesi, Relawan Magetan Salurkan Bantuan Bencana

Pasca Tanggap Bencana, bencana banjir bulan Januari lalu tepatnya di wilayah Sulawesi Selatan pada 22/1/2019 siang hari kini mulai berangsur membaik. Perbersihan material banjir yang menghambat akses jalur umum pun sudah dapat dilalui kembali. Namun dilaporkan sejumlah ruas jalan banyak yang mengalami kerusakan.

Tercatat 53 kecamatan di 9 kabupaten/kota di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan yang mengalami banjir yaitu di Kabupaten Jeneponto, Gowa, Maros, Soppeng, Barru, Wajo, Bantaeng, Pangkep dan Kota Makassar. Dampak sementara akibat banjir, longsor dan angin kencang yang berhasil dihimpun Posko BNPB berdasarkan laporan dari BPBD, tercatat 10.021 hektar sawah terendam banjir.

Berbagai upaya dna bantuan yang masuk disalurkan baik secara independen oleh masyarakat dirasakan dapat meringankan permasalahan aktual saat pasca terjadi bencana. Untuk bantuan yang berasal dari Sulawesi BNPB sudah melakukan kordinasi dengan pihak pihak lain seperti kapal maupun pesawat TNI untuk dapat memberikan dukungan ruang terhadap proses penyaluran bantuan logistik korban bencana yang dihimpun dan disalurkan oleh BPBD Propinsi maupun Kota Dan Kabupaten.

Seperti halnya Relawan Tidar ERME Kabupaten Magetan kembali menyalurkan bantuan sari masyarakat Magetan dan berbagai komunitas kemanusiaan untuk korban bencana banjir Sulawesi, 27 Februari 2019 melalui Posko Badan Penanggungan Bencana Daerah Jawa Timur.

Menurut Anam, bantuan yang kali ini disalurkan dari warga Magetan tidak seperti bencana Lombok ataupun Palu yang kapasitasnya lebih dari 5 Truk, sehingga untuk situasi bencana Sulawesi segera disalurkan melalui Posko Surabaya untuk mempermudah Pendistribusian baik jalur pesawat maupun Udara.

“Yang menjadi masalah masyarakat ini mengumpulkan uang. Tapi kalau bencana diluar Jawa yang disalurkan barang. Ini juga menghambat pengiriman. Dan masyarakat komunitas cenderung menyalurkan untuk foto saja tanpa mereka tahu kendala penyaluran barang bantuan bencana ke luar Jawa biayanya dan beratnya tidak imbang. Dan kami relawan independen ini tidak ada anggaran biaya pengiriman semua dari iuran anggota, ” tegas Anam

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan