banner 728x90

Bantuan Di Posko Tidar Erme Disalurkan Ke Banten

Relawan Magetan ke pos pos pengungsian bersama Anggota DPRD Prop. Banten – Juru Bicara Gubernur +LMP Banten

 

Berbagai jenis logistik bantuan kemanusiaan dan kebencanaan dari masyarakat Magetan Jawa Timur yang ditampung di Posko Tim Darurat – Emergency Response Mearindo (TIDAR-ERME) disalurkan kelokasi pengungsian korban bencana Selat Sunda.(15/01/2019)

Penyaluran bantuan untuk korban bencana Selat Sunda tersebut dikawal langsung puluhan relawan dari jaringan relawan independen Magetan menuju pos pengungsian yang berada di Watu Hideung, Desa Tanjung Jaya, dan Desa kampung koneh – Banyu Asih kecamatan Cigeulies, Pandeglang Banten.

Kedatangan Relawan Independen Magetan bersama 2 truk logistik bantuan disambut puluhan aktifis Laskar Merah Putih (LMP) Banten, Wakil Ketua Komisi 5 DPRD Propinsi Banten dan Juru Bicara Gubernur Banten, Selasa 15 Agustus 2019 pada pukul 07.30 Wib.

Sebelumnya Senin 14 Januari 2019 puluhan relawan Magetan bertolak dari Magetan dengan membawa 2 truk logistik bantuan untuk disalurkan kepada korban bencana alam di Pandeglang Banten dan Lampung Selatan.

Selanjutnya rombongan diantar menuju lokasi bencana tsunami yang terjadi pada 22 Desember 2018 lalu yang berjarak tempuh 176 Km dari kota Serang dan memakan waktu perjalanan hampir 3 jam.

Sesampainya di posko pengungsian Watu Hideung, Desa Tanjung Jaya, Pandeglang, Relawan Magetan dibantu puluhan Brigade Laskar Merah Putih Banten menyalurkan bantuan berupa Selimut, Beras, Terpal, Sembako, Peralatan kebutuhan lainya ke warga yang terdampak bencana.

Ditengah – tengah warga pengungsi, Upiadi Moeslekh Sh. Mh selaku Wakil Ketua Komisi 5 DPRD Propinsi Banten dan H. Achmad Jazuli, juru bicara Gunernur Banten melakukan dialog mengenai kondisi para pengungsi dan terkait bantuan santunan untuk keluarga korban meninggal dan bantuan insfrastruktur korban bencana yang rumahnya mengalami kerusakan total dan berat.

Diberitakan sebelumnya bahw tsunami yang menerjang lima kabupaten di sekitar Selat Sunda Desember 2018 lalu hingga Sabtu (5/1/2019) jumlah korban tercatat 437 orang meninggal dunia, 9.061 orang luka, 10 orang hilang dan 16.198 orang mengungsi.

“Penanganan darurat masih dilakukan. Sudah banyak pengungsi yang kembali ke rumahnya. Mereka adalah pengungsi yang rumahnya tidak rusak,” Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB (05/01/2019)

Berikut adalah Jaringan Relawan Magetan yang berangkat ke Selat Sunda untuk menyalurkan bantuan masyarakat Magetan melalui Posko TIDAR ERME terdiri dari unsur wadah media sebagai berikut : Media Teropong Nusa – Berita Trends – Karunia FM – Suara Harian Kita – Mearindo.

Sedangkan relawan dari unsur organisasi dan kelembagaan adalah : Laskar Merah Putih Magetan – Barisan Masyarakat Peduli Rakyat Miskin (BAMPRAM) – Magetan Unit Rescue (MRU) – PTD Sintek Sajail – BUMDes Nguntoronadi – PMI Magetan – Tagana Magetan – Abdi Maospati – Ormas Orang Indonesia Bersatu – Kita Maospati – Tidar-Erme – Genewa – Sekartaji. (Gesang)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan