banner 728x90

Pengungsi Bencana Mencapai 74 Ribu, NBC Magetan Salurkan Bantuan

Jawa Timur, Mearindo.com – Magetan Peduli Korban Bencana. Gerak cepat tanggap bencana turut dilakukan oleh sekelompok pemuda dan masyarakat yang menamai diri NBC (Nglorog Boys & Beautys Club) dengan menyalurkan bantuan untuk korban bencana alam di Palu, Gili dan Donggala Sulawesi Tengah. (12/10/2018)

Sebelumnya, komunitas NBC yang bermarkas Ds. Mantren Rt. 05 Rw. 01, Kec. Karangrejo – Magetan Jawa Timur ini melakukan penggalangan bantuan korban bencana dengan menggelar event pentas amal dengan memilih tempat sekitar PG Purwodadi Karangrejo. Hari Agung salah satu kordinator NBC mengatakan kegiatan amal ini bagian dari ikut prihatin dan duka mereka atas musibah yang menimpa wilayah Sulawesi Tengah pada 28 September 2018 lalu.

“Kami turut berduka dan prihatin atas musibah itu, semoga apa yang kami kumpulkan ini dapat meringankan kebutuhan mendesak yang diperlukan para korban bencana”, terang Hari

Sedangkan Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB) sampai 10 oktober 2018 merilis jumlah korban jiwa akibat bencana gempabumi dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala sebagaimana disampaikan Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB melalui media sebagai berikut :

“2.037 Jiwa meninggal dunia
671 Jiwa dilaporkan hilang
152 Jiwa masih tertimbun
4.084 Jiwa luka berat dan sedang
74.044 Jiwa mengungsi
Sedangkan 67.310 Unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat dan sedang”, urai Sutopo

Ridho Yulianto personil NBC menyebut pihaknya bersama jaringan komunitas tersebut menggelar konser amal juga dimaksudkan untuk menumbuh kembangkan kepedulian masyarakat secara umum untuk peka terhadap kondisi sosial. Sehingga kepedulian jika digalakkan secara menyeluruh akan mampu mengatasi kesulitan yang dihadapi bangsa ini, harap Ridlo

Pada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei bersama Jaksa Agung H.M. Prasetyo telah menandatangani Nota Kesepahaman atau MoU (Memorandum of Understanding) untuk bekerjasama dalam penanggulangan bencana di Indonesia.

“Melalui nota kesepahaman dan perjanjian kerjasama ini tentunya kita berharap dapat meningkatkan koordinasi pelaksanaan tugas dan fungsi dari BNPB dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia,” ujar Willem di Kejaksaan Agung, Jalan Sultan Hasanuddin No 1, Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2018). Menindak lanjuti Inpres No 4 Tahun 2017 tentang percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca Gempabumi Kab Pidie, Kab Pidie Jaya dan dan Kab Bireun, serta Inpres Nomor 5 Tahun 2018 tentang percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempabumi provinsi NTB, dimana dalam inpres tersebut sudah diatur tugas dan fungsi masing-masing K/L termasuk tugas-tugas Kejaksaan Agung RI dan BNPB. Untuk itu dibutuhkan pendampingan hokum bidang perdata dan tata usaha Negara dan juga pendampingan dalam mengawal dan mengamankan pembangunan baik di tingkat pusat maupun di daerah agar penyelenggaraan penanggulangan bencana dapat berjalan dengan cepat, tepat dan transparan, “lanjut Willem.

Willem juga menambahkan bahwa kerja sama yang dituangkan dalam Nota kesepahaman diharapkan dapat meningkatkan koordinasi pelaksanaan tugas dan fungsi dari BNPB dan kejaksaan RI. Kita dapat mensinergikan kapasitas sumberdaya untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat, seiring peningkatan frekuensi, intensitas, dan dampak bencana yang permasalahannya semakin kompleks. (Gesang)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan

4 × 1 =