banner 728x90

Jokowi Dilaporkan Ke Bawaslu RI

Jokowi Dilaporkan Ke Bawaslu RI

Forum Advokat Rantau (FARA) melaporkan Jokowi ke Bawaslu RI. Mereka menganggap kebijakan menggratiskan Jembatan Suramadu merupakan kampanye terselubung petahanan.

“Patut diduga itu sebagai kampanye terselubung karena dilakukan langsung di Jembatan Suramadu dan pada masa kampanye serta diviralkan melalui media massa,” kata Rubby Cahyady, pelapor.

Rubby menyampaikan laporan Selasa (30/10). Ia menyertakan alat bukti berupa foto sejumlah berita media online. Bukti yang dibawanya menunjukkan foto orang-orang di sekitar Jokowi berpose satu jari di Suramadu.

Laporan Rubby diterima Bawaslu dengan nomor 09/LP/PP/RI/00.00/X/2018 tertanggal 30 Oktober 2018.

Jokowi memang tidak ikut berpose satu jari seperti dalam bukti foto yang disertakan. Selain itu, Jokowi tidak mengutarakan kalimat ajakan untuk memilihnya pada Pilpres 2019 saat berada di Jembatan Suramadu.
Namun, kata Rubby, orang-orang di sekitar Jokowi menujukkan gestur ajakan agar memilih pasangan calon nomor urut 01.

Menurutnya, hal itu termasuk unsur dugaan kampanye terselubung berkedok penerbitan kebijakan yang berpotensi merugikan peserta pemilu lainnya, sebagaimana dinyatakan di dalam Pasal 282 juncto Pasal 386 juncto Pasal 547 UU No 7/2017 tentang Pemilu.

“Terlebih di saat peresmian tersebut banyak yang menunjukkan simbol salam satu jari, yang merupakan citra diri Pak Jokowi selaku capres,” kata Rubby.

Rubby membantah langkahnya membuat laporan ke Bawaslu merupakan titipan lawan Jokowi pada Pilpres 2019.

“Ini partisipasi kami untuk mewujudkan pemilu yang jujur, bersih, adil dan bermartabat,” katanya.(Hms/Rmollampung)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan

10 − 3 =