banner 728x90

Gelombang Demo HMI Kecam Premanisme Aparat Kepolisian

Sulawesi Tenggara – Wakatobi
Mearindo, Menanggapi tindakan represif Kepolisian Kepada kader-kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bengkulu hingga terjadi cedera saat unjuk rasa beberapa waktu lalu, kini HMI Hijau Hitam Wakatobi melakukan aksi unjuk rasa kembali untuk mengecam tindakan tersebut, Senin (24/09/2018).

Aksi yang di koordinir oleh Toni Darmanto tersebut menyampaikan aspirasi di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Wakatobi. Karena tidak ada satupun anggota yang terima, massa aksi masuk di dalam ruang rapat. di dalam ruangan, masa aksipun sempat duduki kursi anggota wakil rakyat hingga kursi Ketua.

“Sungguh sangat disayangkan, ruangan semegah dan semewah ini, wakil rakyat masih juga malas hadir ditempat ini,” tutur Toni.

Sedangkan Ketua Umum HMI Komisariat hijau hitam, Muh. Alwi mengatakan bahwa perilaku anggota DPRD tidak mencerminkan Wakil Rakyat yang baik.

“Sudah semestinya anggota DPRD dengan perilaku seperti ini harus diganti 2019 nantinya”Terangnya.

Setelah tidak ada satupun anggota DPRD yang terima, masa aksi menuju Kepolisian Resort Wakatobi untuk menyampaikan sepuluh pernyataan sikap.

“Kami meminta pihak kepolisian meminta agar pihak kepolisian menyampaikan permohonan maaf kepada HMI secara terbuka dan mau bertanggungjawab atas cederanya kader-kader HMI yang terluka di cabang Bengkulu,” tutur Ketua HMI Komisariat Hijau Hitam, Muh. Alwi saat berorasi.

Beberapa menit orasi di depan Kepolisian, akhirnya HMI diterima dan melakukan mediasi bersama pihak kepolisian. (Samidin)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan

12 + thirteen =