banner 728x90

Insiden Oknum ASN Pesawaran Rebut Handphone Wartawan

Pesawaran – Usai berlangsung nya upacara peringatan HUT RI ke 73 di lapangan Pemda kabupaten Pesawaran Jumat (17/08).

Pesawaran – saat berlangsung nya upacara peringatan HUT RI ke 73 di lapangan Pemda kabupaten Pesawaran Jumat (17/08). Banyaknya ASN yang tidak seriyus mengikuti upacara penghormatan kepada sang saka merah putih.

Dalam berlangsung nya upara dua orang jurnalis yang sedang bertugas meliput jalannya upacara, melihat beberapa ASN yang tidak seriyus mengikuti upacara,dan melakukan pengambilan gambar terhadap ASN yang asik memainkan handphonen, namun sayang setelah pengambilan gambar handphonenya ke dua jurnalis justru di rampas oleh salah satu Oknum ASN.

Ke dua jurnalis tersebut adalah, Imron dari Harian Bongkar Post dan Ahmad Amri dari Harian Lampung Post. Handphone mereka direbut saat mengambil gambar.

Amri salah satu jurnalis yang menjadi korban perampasan tersebut membenarkan atas apa yang terjadi terhadap dirinya dan rekannya Imron.

Benar apa yang di berita kan oleh beberapa media , atas apa yang yang saya alami.”Kata Amri saat di hubungi melalui sambungan hendphone, Jumat (17/08).

Mengetahui hal tersebut, Sekretaris Bapenda Kabupaten Pesawaran Meryan juga meminta kepada wartawan yang mengambil gambar untuk segera menghapusnya.

Pengambilan gambar dilakukan wartawan saat berlangsungnya penghormatan bendera, namun yang bersangkutan justru duduk dan main handphone. “Hapus hapus hapuus, ” pinta Oknum tersebut.

Menanggapi soal sikap ASN yang kurang serius mengikuti upacara perayaan kemerdekaan tersebut, Kapolres Pesawaran AKBP Syaiful Wahyudi menegaskan bahwa seluruh peserta upacara harus hikmat saat berlangsung.

”Kalau sikap seluruh peserta, ya harus hikmat dong. Tidak boleh ada yang duduk, main handphone apalagi sambil makan. Terlebih saat penghormatan bendera, ya tidak boleh dong. Kalau begitu, mereka tidak menghormati para pahlawan yang telah gugur, ” kata dia. (Hamzah/Ms)

Forum Jurnalis

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan

nineteen + two =