banner 728x90

2019 Marak Puluhan Artis Nyaleg Parpol. Ini Tanggapan Ketua Ormas OI Bersatu

Gambar Ilustrasi

Nusantara, Saat ini marak parpol peserta pemilu 2019 berisikan deretan nama nama artis. Syifaul Anam Ketua Ormas Orang Indonesia Bersatu menilai mungkin parpol sedang antusias, dan atau mungkin berlebihan dalam merekrut artis untuk mengeruk perolehan suara.

Menurut Anam, tak dapat dipungkiri, sebelumnya penempatan nama artis didaftar caleg menjadi tambang emas atau daya tarik untuk memancing suara rakyat, agar parpol lebih eksis di senayan. Jumlah suara di Senayan menjadi tolok ukur parpol, sedangkan masalah kualitas adalah nomor sekian dan dalam negara demokrasi hal itu sah2 saja.

“Yang membuat rusak negara itu salah satunya adalah minimnya moralitas dan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki para penyelenggara negara, tantunya dimulai dari moralnya para anggota Legislatif yang ada disemua tingkatan baik kabupaten, propinsi maupun pusat. Sebab ditangan merekalah semua produk hukum dilahirkan, kemudian mereka berkuasa menentukan siap penanggung jawab pimpinan penegak hukum serta pengendali kemananan negara ini”. Tegas Anam

Selanjutnya Anam menegaskan bahwa banyak ditemukan indikasi ambisi partai politik yang hanya mementingkan perolehan suara banyak tanpa memperdulikan dengan cara apa suara itu diperoleh dan berkualitas apa tidaknya legislatifnya.

“Sekarang ini orang pandai tak punya uang sama preman bodoh tapi kaya ditambah bandar judi togel? maka partai rusak akan lebih memilih preman bodoh tersebut untuk menjadi caleg nya daripada orang pinter tak punya uang. Tentu perumpamaan tadi tidak dianut semua partai. Maka soal banyak nama artis masuk bursa bakal caleg Parpol nanti biarkan rakyat cerdas yang menghakimi baik dan buruknya partai masing-masing berdasarkan kredibilitas SDM Si Artis untuk menjadi wakilnya rakyat,” pungkas Anam.

Di bawah ini, adalah deretan nama artis yang sudah terjaring sebagai bakal calon legislatif partai politik ditahun 2019 sebagaimana dilansir @okami.id:

1. NASDEM (25 orang), antara lain: Manohara Odelia Pinot, Olla Ramlan, Krstina, Afdal, Nurul Qomar, Adly Fairuz, Mandra, Della Puspita, Conny Dio, Farhan, Lucky Hakim, Diana Sastra, Sahrul Gunawan, Ferly Putra, Krisna Mukti, Wanda Hamidah, Nafa Urbac, Cut Meyriska, Vicky Shu, Jonathan Frizzi, Bertrand Antolin, Okky Asokawati, Lucky Perdana dan Annisa Bahar

2. PDIP (9 orang):
Kridayanti, Ian Kasela, Jeffry Woworuntu, Harvey Malayholo, Lita Zein, Kirana Larasati, Chica Kuswoyo, Iis Sugianto dan Angel Karamoy

3. DEMOKRAT (4 orang): Dina Lorenza, Taufik Hidayat, Ricky Subagja dan Jene Shalimar

4. PERINDO (3 orang): Reza Artamevia, Angel Lelga dan Charles van Houtten

5. BERKARYA (4 orang)
Raslina Rasidin, Donny Kusuma, Annisa Trihapsari, Sultan Djorghi dan Andi Arsyil

6. PKB (7 orang): Tommy Kurniawan, Herman gitaris seventeen, Ivan gitaris secenteen, Saleh Said Badjuri, Sundari Sukoco, Arzetti Bilbina dan Zora Vidyananda

7. GERINDRA (3 orang):
Rachel Maryam, Ahmad Dani dan Fauzi Badillah

8. PSI: Giring Nidji

9. GOLKAR (4 orang): Nurul Arifin, Tety Kadi, Charles Bonar Sirait dan Tantowi Yahya

10. PAN (3 orang): Eko Patrio, Primus Yustisio dan Dedy Gumelar

Disinggung mengenai kredibilitas sederet nama artis yang viral masuk dalam bursa pencalegan 2019, Anam menegasnya dirinya tidak bisa menilai sendiri dan meyakini bahwa masyarakat yang akan menilai secara langsung bukan sekedar info dari tampilan akting dimedia-media.

Kontributor: Safa

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan

eleven + fifteen =