banner 728x90

Memilukan. Anak Belia Diajak Peran Satu Keluarga Pelaku Bom 3 Gereja Di Surabaya

Polisi berhasil menemukan Foto keluarga pelaku peledakan bom 3 gereja di Surabaya, Minggu 13 Mei 2018

Surabaya – Mearindo
Ledakan yang terjadi di tiga lokasi gereja di Surabaya tempat terjadi di Surabaya pada Minggu, 13 Mei 2018 mengakibatkan sejumlah korban baik meninggal dunua dan luka – luka.

Polisi menyatakan korban meninggal sementara ini berjumlah 11 orang dan 41 korban luka-luka baik luka berat maupun ringan.

Tiga Gereja yang menjadi tempat ledakan diduga bom bunuh diri itu adalah Gereja Santa Maria di Ngagel, Gereja Katholik Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) yang berada di Jalan Arjono.

Dari tiga lokasi kejadian berikut pembagian aksi pengeboman yang memilukan dengan menyertakan anak kandung yang masih belia menjadi korbanya:,

Sang ayah bernama DIKA SUPRIYANTO mengemudikan mobil Toyota Avanza, menurunkan istrinya PUJI KUSWANTI dan dua putri yakni FADILA SARI (umur 12 tahun) dan PAMELA RIZKITA (umur 9 tahun) di Gereja Katholik Indonesia (GKI) Wonokromo Jalan Diponegoro.

Kemudian sang ibu meledakkan bom yang digendongnya, dan beserta dua putri serta orang-orang yang tak dikenalnya.

Hampir bersamaan, dua anak laki-laki mereka — YUSUF FADIL (umur 18 tahun) dan FIRMAN HALIM (umur 16 tahun) berboncengan menggunakan sepeda motor, memangku bom, bergegas membelok di tikungan perempatan jalan dan meledakkan diri di halaman Gereja Santa Maria Tak Bercela sebagaimana terekam pada CCTV.

DIKA sendiri membawa mobil Toyota Avanza berisikan bom meledakan dirinya di gereja Pantekosta di Jalan Arjuna. (P. Lih)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan

ten − 1 =