banner 728x90

Di Probolinggo, Densus 88 Tangkap 3 Orang Terduga Teroris Jaringan Bom Gereja Surabaya

Jawa Timur – Probolinggo
Tiga orang ditangkap di Perumahan Umum Sumber Taman Indah Kel. Sumber taman Kec. Wonoasih Kota Probolinggo atas dugaan keterlibatanya dengan jaringan teroris pada hari Rabu, 16 Mei 2018.

Proses penangkapan yang dimulai Rabu, 16/05/2018 pukul 21.30 seusai tarawih hingga Kamis 17 Mei 2018 pukul 01.45 Wib itu orang terduga menjadi bagian teroris kelompok jaringan Dita Supriarto pelaku pengeboman Gereja di Surabaya.

Penggrebekan dan penangkapan terduga teroris di Probolinggo oleh Densus 88 tersebut dipimpin AKBP Alfian Nur Rizal, SH, SIK, MH (Kapolresta Probolinggo) dan Letkol Kav Depri Rio Saransi S.Sos, MM Dandim 0820/Probolinggo.

Inilah kronologi penangkapan

Pukul 21.30 WIB, petugas Densus 88/AT tiba di rumah kontrakan Moh. Fatwa alamat Perumahan Sumbertaman Jln. Taman Tirta 4 Blok BB Kel. Sumbertaman RT 04 RW 08 Kec. Sumbertaman Kota Probolinggo selanjutnya melakukan penggrebekan dan penangkapan terhadap Muhamad Fatwa.

MUHAMMAD FATWA (usia 32 th) warga asal Kampung Sitjaya RT 2 RW IV Ds. Cipondok Kec. Sukaresik Tasikmalaya. MUH FATWA diketahui memiliki istri bernama RISQULLOH AFIFSRUL QONITAH (Usia 28 th) yang berasal dari Kabupaten Jember dan dikaruniai satu anak dengan nama Fakhrie Ayyash Firdaus (usia 8 tahun)

Selanjutnya pukul 22.00 Wib petugas gabungan Densus 88/AT bergerak menuju rumah IRVAN SUHARDIANTO yang beralamat Jln. Taman Puspa Indah Perum STI Blok 09 Rt 08 Rw 06 Kel Sumbertaman Kec Wonoasih kota Probolinggo selanjutnya melakukan penggrebekan dan penangkapan terhadap IRVAN SUHARDIANTO (usia 45).

Hingga pada pukul 23.45 WIB, petugas gabungan Densus 88/AT yang didampingi oleh AKBP Alfian Nur Rizal, SH, SIK, MH (Kapolresta Probolinggo) dan Letkol Kav Depri Rio Saransi S.Sos, MM (Dandim 0820/Probolinggo) melakukan penggrebegkan dan penangkapan terhadap satu terduga lagi yakni HARIT S ARIFIN.

HARIT S ARIFIN, pria kelahiran Probolinggo, 03 – 07-1979 dengan Pendidikan akhir Diploma IV/STRATA I bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Mempunyai istri HENNY HANDAYANI (usia 36 tahun) kelahiran Donggala dan dikaruniai 3 anak diantaranya :
Saffana Salsabila Syadzwina (Perempuan, 12 Tahun), Assaif Ahmad Alfaruq (Laki-Laki, 10 Tahun) dan Safira Salsabila Syadzwina (Perempuan, 6 Tahun).

Adapun Barang Bukti yang berhasil disita di rumah Harist Arifin adalah sebagai berikut:
1. 3 buah senapan angin jenis Glock.
2. 2 buah Busur panah
3. 2 buah anak panah
4. 3 Hp, (1 HP Tablet 2 Hp jenis samsung).
5. 1 buah HT
6. 1 Pompa senapan angin
7. 1 buah drigen dibalut lakban
8. 1 buah parang.
9. 1 buah notebook dan 2 flasdiak
10.6 lembar peta
11. 1 buah peredam
12. 3 buah tele.
13. 1 buah Camera
14. 6 buah Paspor.

Hingga kamis, 17 Mei 2018 pukul 01.00 ketiga orang terduga jaringan Dita Oepriarto kasus pengeboman Gereja di Surabaya oleh Densus 88/AT dibawa ke Polda Jatim guna pemeriksaan lebih lanjut dengan menggunakan mobil jenis Inova Nopol L 1704 AL warna hitam metalik dan jenis Rush Nopol AD 1088 CB warna putih.

Pukul 01.10 AKBP Alfian Nur Rizal, SH, SIK, MH (Kapolresta Probolinggo) didampingi Letkol Kav Depri Rio Saransi S.Sos, MM (Dandim 0820/Probolinggo) melakukan jumpa pers di lokasi TKP dan masyarakat Probolinggo tetap tenang dan waspada. (Faul/Ied AD)

Pencarian terkait:

- bom probolinggo
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan

3 × 2 =