banner 728x90

Sukmawati Harus Ditahan, Jika Tak Ingin Dituduh Ada Radikalisme Di Indonesia


*Sukmawati Harus Ditahan, Jika Tidak Ingin Dituduh Ada Radikalisme Di Indonesia*

Berikut pernyataan Yudi Syamhudi Suyuti
Ketua Presidium Musyawarah Rakyat Indonesia terhadap Sukmawati Soekarno Putri atas puisi ‘Ibu Indonesia’ yang menuai protes dari ummat Islam.

“Masalah penistaan agama Islam oleh Sukmawati Soekarnoputri harus diselesaikan secara tuntas. Dengan menjunjung prinsip “keadilan untuk semua” yang sebenar-benarnya.

Artinya Kepolisian harus bekerja dengan cermat dan segera menahan Sukmawati atau memproses sesegera mungkin. Ini agar segera Sukmawati bisa diadili. Dan tentunya dihukum jika pengadilan memutuskan bersalah.

Akan menjadi bahaya besar jika Sukmawati tidak diproses hukum dengan benar.

Karena kasus Sukmawati yang jelas terjadi penistaan agama, dapat memancing pihak ketiga yaitu dunia internasional membandingkan dengan kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok.

Pihak ketiga dari Internasional bisa saja melakukan intervensi dengan menyatakan bahwa ada radikalisme di Indonesia. Hal ini akan memperkuat argumentasi pihak ketiga yang memainkan issu tersebut, bahwa Ahok dipenjara bukan karena penistaan agama, melainkan karena ada tekanan dari kelompok radikal.

Alasannya adalah karena Sukmawati beragama Islam, maka dimaafkan dan tidak di hukum. Sementara karena Ahok beragama Kristen dan keturunan Cina, maka dipenjara.

Sangat bahaya jika Indonesia dinyatakan tumbuh subur radikalisme oleh dunia internasional. Karena dari masalah ini, maka akan terjadi intervensi internasional lewat operasi intelejen hingga operasi militer. Dan tentu jika hal tersebut terjadi, maka Indonesia akan seperti Suriah.”
(Lana/WA-FsI)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan

five × 1 =


Fatal error: Uncaught JSMin_UnterminatedCommentException: JSMin: Unterminated comment at byte 1263: /** jQuery(window).load(function(e) { jQuery("#bn1").breakingNews({ effect :"slide-h", autoplay :true, timer :5000, // color :"red" }); jQuery("#bn4").breakingNews({ effect :"slide-v", autoplay :true, timer :3000, // color :'green', border :true }); jQuery("#bn2").breakingNews({ effect :"slide-h", autoplay :true, timer :3000, // color :"yellow" }); jQuery("#bn3").breakingNews({ effect :"slide-v", autoplay :true, timer :3000, // color :"turquoise", border :true }); jQuery("#bn5").breakingNews({ effect :"slide-v", // color :'orange' }); jQuery("#bn6").breakingNews({ effect :"slide-h", autoplay :true, timer :3000, // color :'purple' }); jQuery("#bn7").breakingNews({ effect :"slide-v", autoplay :true, timer :3000, // color :'darkred' }); jQuery("# in /home/u4601792/public_html/wp-content/plugins/autoptimize/classes/external/php/minify-2.3.1-jsmin.php on line 424