banner 728x90

Inilah Identitas Pendaki Gantung Diri Di Gunung Lawu

 

Mister X Gantung Diri Dipuncak Lawu Ternyata Ini Identitasnya

Mearindo, 30 Maret 2018
Setelah lima hari kesulitan mencari identitas mayat Mr. X yang ditemukan gantung diri di dalam rumah bedeng di jalur pendakian gunung lawu 25 Marer 2018 lalu akhirnya menemui titik terang.

Berdasarkan informasi keterangan Ariska Amir, S.Kep.,Ns Staf Visum RSUD dr. Sayidiman Magetan menyatakan bahwa jenazah yang sudah lima hari dikamar mayat tersebut ternyata bernama JIMUN, kelahiran Magetan, 03 Sept 1965 atau berusia 53 tahun. JIMUN merupakan warga Dusun Gondang Kaon, Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Pencarian identitas korban gantung diri di puncak gunung Lawu tepatnya di bedeng argo dalem Puncak Lawu yang diumumkan melalui siaran pres rilis tersebut memiliki ciri-ciri mayat dalam kejadian tersebut adalah :
– Pria usia 50 th,
– TB 165 cm,
– Rambut Hitam ikal panjang 5cm,
– Kulit Sawo Matang,
– Lengan kanan bertato motif bunga,
– Lengan tangan kiri bertato motif naga,
– Celana kolor hitam
– Celana dalam abu-abu

Sebelumnya pada hari Senin, 26 Maret 2018, gabungan TNI, POLRI, Tim SAR dan Relawan Lawu melakukan evakuasi terhadap pendaki gunung Lawu yang dilaporkan sudah tidak bernyawa dalam kondisi menggantung di bedeng argo dalem petak 73 pedagung puncak gunung lawu pada Minggu, 26 Maret 2018.

Evakuasi jasad pendaki tanpa identitas tersebut dimulai start dari pintu masuk pendakian Cemoro Sewu, Desa Ngancar, Kec.Plaosan, Kab. Magetan, Jawa Timur sejak Minggu dini hari pukul 23.50 Wib melibatkan satuan dari Polres Magetan, Anggota TNI Kodim 0804 Magetan, BPBD Kab. Magetan, Basarnas Trengalek, Relawan AGL – PGL – Polhut Lawu dan sejumlah relawan lainya.

Sampai akhirnya, Senin, 27 Maret 2018 tim evakuasi berhasil menemukan jasad korban dan membawanya turun gunung dan sampai di Pos pintu pendakian Cemoro Sewu sekitar pukul 11.30 Wib.

Jasad korban gantu diri dipuncak gunung Lawu itu kemudian dilakukan indentifikasi oleh team forensik polres magetan dibantu tim medis dari Plaosan, kemudian ditempatkan pada Ruang Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) RSUD dr. Sayidiman Magetan untuk kepentingan kelengkapan berkas dan apabila sudah selesai bisa diserahkan kepada pihak keluarga.

Dalam pemeriksaan tidak di temukan tanda tanda penganiayaan dan menyimpulkan korban meninggal murni karena gantung diri. (Hari/Foto RSUD)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan

eighteen + ten =