banner 728x90

Aksi bongkar proyek diduga curang oleh Budi (Global Mandiri Konsultan Pengawas) Mendapat Dukungan Ketua DPRD Magetan

Magetan – Jawa Timur
Banyaknya proyek insfrastruktur yang bersumber dari anggaran negara akhir – akhir ini disoroti dan menuai kritik banyak pihak terutama masyarakat langsung.

Kritikan masyarakat itu muncul akibat ditemukanya banyak indikasi kecurangan yang dilakukan pihak pemborong, hingga tidak sedikit pula insfrastruktur tersebut lebih cepat rusak

Seperti halnya yang terjadi pada proyek Rehabilitaai Saluran Tembok Pengaman Jl. Duyung Desa Krowe, Kec.Lembeyan Kab.Magetan Jawa Timur dengan anggaran Rp. 252.313.000,- oleh pelaksana CV. Tiga Bersaudara itu terpaksa dilakukan pembongkaran oleh Konsultan Pengawas Global Mandiri pada saat masih proses pengerjaan.(15/08/17)

Melalui Mearindo.com, Budi Santoso selaku Konsultan Pengawas mengatakan pihaknya terpaksa memerintahkan pembongkaran bangunan tembok pengaman jalan tersebut lantaran ditemukanya kecurangan yang dilakukan pihak pelaksana proyek.

Beberapa kesalahan pekerja proyek yang dinilai melanggar kontrak kerja adalah seharusnya pondasi tembok pengaman jalan yang panjangnya 402.7 meter kali dua ini digali dengan kedalaman 30 cm namun pada pelaksanaanya hanya sedalam 10 cm dan hanya diplaster pasir semen saja dan tidak menggunakan pasangan batu kali.

“Saya tidak ingin proyek untuk masyarakat ini dicurangu dan bermasalah, karena semua sudah diatur dalam perjanjian nilai kontrak,” kata Budi (18/08/17)

Budi yang biasa dikenal dengan Budi Black mengklaim pihaknya menemukan kecurangan pada hitungan campuran pasir semen dan batu tidak sesuai dengan pagunya, dan itu jika tidak diberikan sangsi maka akan berimbas unsur pidana.

” Saya tidak segan untuk membongkar proyek yang pengawasanya dibawah Global Mandiri bila nyata-nyata ditemukan kesalahan dalam pengerjaan dan kualitas material. Semua ini untuk mematuhi peraturan hukum dan memberikan kualitas terbaik untuk digunakan masyarakat luas, ” tegas Budi Black

Sementara itu Ketua DPRD Kab. Magetan, Joko Suyono, S.Sos memberikan apresiasi dan dukungan kepada Konsultan Pengawas Global Mandiri yang telah melakukan pengawasan pengerjaan proyek dengan tepat dan bertindak tegas kepada kontraktor yang nakal.

“Salah satu fungsi DPR adalah melakukan pengawasan yang melekat pada penerapan anggaran yang bersumber pada ABBD, maka setiap pengerjaan program proyek apapun harus dilakukan dengan jujur dan benar,” Ujar Joko Suyono

Joko Suyono berharap tindakan yang dilakukan Konsultan Pengawas Global Mandiri itu juga ditiru dan menjadi contoh pihak konsultan pengawas lainya. Agar masyarakat penerima manfaat dari realisasi program pemerintah dapat menikmati dalam waktu yang lama sesuai penghitungan estimasi ketahanan proyek insfrastruktur yang sudah melalui perencanaan matang. (Slam)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan