banner 728x90

Kinerja ASN Dituntut Melebihi Pegawai Swasta

Alur proses E-Kinerja ASN untuk menjadikan proposional menuju pemerintahan yang bersih dan berkualitas, Senin (17/7/2017)

Magetan – Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) harus melebihi Pegawai Swasta karena merupakan penyelenggara negara dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Kinerja ASN harus melebihi lebih tinggi dari pegawai swasta maka prilakunya harus berubah, jangan hanya kerja rutinitas dan harus kreatif serta inovatif,”Beni kepala Ortala Pemerintahan Kabupaten Magetan kepada Mearindo.com, Senin (17/7/2017)

Kita belum masuk kesitu dan sebetuknya sudah ada pelatihan di Bandung kemarin dan di intruksikan untuk menerapakan sistem E – kinerja, Cuma masih banyak yang masih di perbarui, karena organisasi kita akan berubah-rubah yang mengakibatkan aplikasi berubah juga.

“Padahal nilai sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (Sakip) rata-rata berkisar B dan , sementara kinerja pegawai swasta itu berada pada posisi B,”terangnya.

Kedepan apa bila sudah tertata target 50 persen Nilai Sakip di Kabupaten Magetan sekarang berada pada posisi A, Ditambahkannya, untuk mendapatkan nilai A maka ASN harus memperbaiki peleyanan publik, sesuai program dan kegiatan, efektif dan efisien, mewujudkan birokrasi sumberdaya manusia ASN yang bagus.

Ditempat yang berbeda Plt. Bappeda Kabupaten Magetan, Yetra Ruslan mengatakan, harapan saya Pemkab Magetan akan menjadi percontohan bagi pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Timur, maka sakip nya harus memperoleh nilai A.

Sementara itu ketua Ormas Orang Indonesia Bersatu Syifaul Anam menanggapi tentang Sakip di Pemkab Magetan ini merupakan aspek penting dan penentu keberhasilan serta menjadikan bagian utama dalam mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih.

“Akuntabilitas tidak terbatas hanya pada pertanggungjawaban keuangan, namun juga non keuangan, seperti kinerja yang berupa hasil bahkan pemesukan yang dicapai dari pelaksanaan program kegiatan,” kata Anam nama akrab pria yang berambut gondrong itu.

Tak mau kalah juga Ngo. Walidasa, Sutrisno mengatakan, Sakip ada enam aspek dalam penerapannya yaitu, rencana strategis, perjanjian kinerja, pengukuran kinerja, pengelolaan data kinerja, pelaporan kinerja serta reviuw dan evaluasi kinerja, ASN harus terus menerus memperbaiki menajemen pelayanan publik agar mampu memberikan pelayanan yang berkualitas pada masyarakat.

ASN harus mengubah cara melayani masyarakat dengan meningkatkan kerja sama dan berkoordinasi untuk mewujudkan target-target pembangunan yang tepat sasaran dengan penguasa kabupaten Magetan untuk menjadi lebih baik,”pungkas Sutrisno. (G.lih)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan