banner 728x90

Begitu Diberitakan Pemeliharan Taman Garden Jembatan Kali Gandong di Benahi

Magetan – Dengan di beritakannya Taman vertical garden di jembatan kali Gandong satu tidak terawan dan terkesan kumuh pada tanggal 5/7/2017 kemarin, hari ini petugas dari Dinas Perumahan dan Pemukiman kabupaten Magetan hari ini Jumat (7/7/2017) mengerahkan teamnya sebanyak sepuluh orang yang diawasi langsung oleh Kepada Dinas Perumahan dan Pemukiman Ir. Purnomo, MM dan damping Kepala bidang yang menangani taman tersebut Jojok.

“Dengan sabar Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman menerangkan cara perawatan tanaman vertical garden kepada team yang melakukan pembenahan karena pada perawatan ini sama sekali tidak ada biayanya namun demikian kita sebagai dinas yang ketibanan sampur mau gak mau harus merawat dengan baik karena taman ini merupakan asset yang perlu diperhatikan dan dirawat,”terang Purnomo kepada Mearindo.com, Jumat (7/7/217) pagi.

Ditambahkan Kepala bidang yang membidangi taman seluruh kota Magetan, Jojok mengatakan, kami dengan iklas akan merawat taman vertical garden yang berada di tengah kota Magetan sebab kalau tidak kami rawat kami-kami juga yang mendapat teguran dari semua kalangan, walaupun tidak ada dana untuk tambal sulam pad ataman tersebut.

“Tanaman sebagai pengganti yang kering dan yang hilang ini atas ini siatif mas Iwan yang berjualan dibelakang kantor kami, dan untuk perawatan hari ini kami lakukan pertama membersihkan tanaman yang kering, mengganti tanaman yang hilang dan selanjutnya atas petunjuk kepala Dinas pohon yang sudah panjang kami potong dan potongannya kami tancapkan kembali, karena tanaman ini bisa hidup dengan cara hanya di tancapkan pada media yang ada,”ucap Jojok.

Mau gak mau kami harus melakukan perawatan seluruh taman yang ada di Magetan, pertama merupakan sebagai tugas kami kedua semua taman yang ada di Magetan diadakan menggunakan dana yang besar yang dianggarkan dari APBD.

“Memang kami dinas baru belum mempunyai anggaran yang jelas karena DIPA sudah ada sebelum kami bergabung artinya DIPA merupakan pelimpahan dari dinas terdahulu, kami hanya melaksanakan bahkan ini banyak sekali pemotongan dari dana yang sudah ada,”pungkas Jojok. (Glih)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan