banner 728x90

Bunga Habiskan APBD Ratusan Juta Banyak yang Mati dan Hilang

Petugas dari Dinas Perumahan dan
pemukiman setiap hari jam 04.30 Wib. Sudah menyirami Taman sekabupaten Magetan
serta seorang pengunjung menunjukan banyak yang mati, Minggu (12/3/2017)
Magetan – mearindo.com , Taman vertikal garden pintu masuk gerbang
Wisata Sarangan yang dianggarkan APBD tahun 2016 yang lalu dengan biaya sekitar
Rp. 200 juta, banyak yang pada mati bahkan ada yang hilang lantaran banyak yang
mengambil dari para pengunjung setelah berselfi di tempat itu.
Memang tidak semudah seperti kita
membuat taman pada umumnya. Sedikit memerlukan keahlian dan ketelatenan agar
taman bisa tercipta dengan sempurna. Pada dasarnya taman vertikal atau taman
horizontal memiliki fungsi yang sama, yakni agar Taman terasa sejuk dan segar
saat dilalui, serta sebagai hiasan Taman agar terlihat lebih cantik.
Pantauan mearindo.com di lokasi, Taman vertikal garden pintu
masuk gerbang Wisata Sarangan, kini kondisinya sangat memperhatinkan. Hampir
sebagian besar taman vertical tersebut mongering dan mati serta sebagian
hilang, padahal pembuatan taman tersebut merogoh kocek APBD tahun anggaran 2016
kurang lebih sebesar Rp. 200 juta.
Data yang di himpun mearindo.com mengenai keberadaan
taman Vertikal Taman Vertikal Pintu masuk Wisata Sarangan, menurut pemerhati
Lingkungan hidup  Komunitas Bonesal
Syaiful, sangat menyayangkan pembuatan taman tersebut terkesan asal-asalan
karena tidak menggunakan system irigasi yang benar.
“Untuk
sesi pengairan, seharusnya dapat memakai tehnik sistem irigasi, dengan begitu
maka tidak akan menyita banyak waktu bagi para pekerja petugas yang merawat
taman-taman yang ada di Kabupaten ini. Untuk sistem irigasi, jarak pipa untuk
pengairan baiknya 3 meter. Selain itu  diseting
waktu penyiraman sebagai contoh 3 hingga 5 kali sehari dengan lama penyiraman
selama 2 menit,”ucap Syaiful pria yang berambut Gimbal ini itu, Minggu (12/3/2017)
Taman
Vertikal Garden yang berada di Pintu Masuk Wisata Sarangan saat sekarang pada
mati terkesan tidak terurus justrus saat di pandang bukannya indah malah
terkesan kumuh.
“Sejak
awal pengadaan Taman Vertikal Garden Pintu Masuk Wisata Sarangan tersebut
mengalami permasalahan yang sangat serius, ini lagi ditangani pihak Kejaksaan
Negeri Magetan,”ucap Gimbal pangilan akrap Syaiful.
Informasi
yang di himpun mearindo.com, mengenai pengadaan Taman Vertikal Garden
saat itu dipegang Badan Lingkungan Hidup yang sekarang Dinas Lingkungan Hidup
dan saat sekarang untuk Taman di pegang Dinas Perumahan dan Pemukiman terkesan
carut narut terkesan tidak terurus bahkan terbengkalai.
“Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman
Ir. Purnomo, MM. melalui Kepala Bidang Sarana Prasarana Utilitas Umum dan
Pertanaman Drs. Suryo Sularso mengatakan untuk Taman Vertikal Garden Taman
Vertikal Garden Pintu Masuk Wisata Sarangan masih diperiksa Kejaksaan Negeri
Magetan belum serah terima, memang sebagian pengganti kembang sudah diangkut
dari Dinas Lingkungan Hidup ke Dinas Perumahan dan Pemukiman tapi belum boleh
dipakai karena masih dalam pemeriksaan nanti kalau sudah selesai biar buat
nyulami, tapi mulai seminggu yang lalu sudah kami sulami dan kami sirami setiap
hari, kami sirami dari jam setengah lima pagi dan berhubung masih dalam musim
penghujan kami menyirami hanya sekali setiap harinya,”terang Tony Suryo.
Dan terakhir info yang kami dengar
bahwa taman yang berada di Wisata Sarangan untuk perawatan di serah terimakan
ke UPTD Pariwisata Sarangan hal ini juga masih simpang siur karena pihak Kabid
Pariwisata khususnya Wisata Sarangan Bambang mengatakan belum ada surat pernyataan
bahwa taman yang ada di sarangan menjadi tanggung jawab UPTD Sarangan akan kami
benahi dengan barang seadanya karena anggaran memang belum turun,”terangnya.
Lanjutnya,
kami akan segera lakukan pembenahan asal semua permasalahan sudah selesai,
jangan terjadi tumpang tindih antara dinas yang mengadakan awalnya dan kami
sebagai dinas pelimpahan yang tak tahu apa-apa menjadi beban buat kami.
”Apabila
permasalahan sudah selesai sesuai aturan yang berlaku dan saat sekarang yang
pegang Dinas Perumahan dan Pemukiman, apabila sudah serah terima kami siap
bertanggung jawab untuk mati hidupnya taman vertical garden tersebut,”pungkas Tony
Suryo. (lak).
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan