banner 728x90

KPK Sita Uang Milik Wali Kota Madiun di 3 Bank

Madiun Mearindo.com – Lagi-lagi Tim penyidik
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang milik Wali Kota Madiun, Bambang
Irianto, yang ada di beberapa rekening bank seperti Bank BTPN, Bank Jatim, dan
Bank BTN.

 

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan
pada Senin, 20 februari 2017, tim penyidik tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap
18 orang dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan tersangka Bambang
Irianto. Namun, penyidik juga menyita uang milik Bambang Irianto yang ada di
tiga bank tersebut.
“Selain pemeriksaan sejumlah saksi, kemarin
penyidik menyita uang tersangka di beberapa rekening yaitu Bank BTN, Bank
Jatim, dan Bank BTN. Rekening tersebut telah diblokir sebelumnya dan hari Senin
kemarin dilakukan penyitaan,” jelas Febri Diansyah kepada Mearindo.com, Rabu
(22/2/2017).
Febri menyampaikan uang milik Bambang Irianto
yang ada di tiga rekening bank tersebut ditransfer ke rekening penampungan KPK.
Mengenai jumlah uang tersebut, penyidik masih menghitung dan mengkompilasi
jumlah uang di beberapa rekening itu.“Totalnya akan di-update kembali,”ucap
Febri.
Diberitakan sebelumnya, tersangka kasus
gratifikasi Wali Kota Madiun, Bambang Irianto, diduga telah menerima suap
sekitar Rp 50 miliyar. Uang suap tersebut berasal dari SKPD dan pengusaha,
terkait proyek, honor, perizinan dan sumber tidak sah lainnya.
“Terkait dengan penyidikan kasus gratifikasi,
diduga Bambang Irianto telah menerima sekitar total Rp 50 Miliyar dari sejumlah
SKPD dan pengusaha, terkait proyek, honor, perizinan dan sumber tidak sah
lainnya,”terang Febri.
Lanjut Febri menuturkan uang suap yang
didapat oleh Bambang Irianto diduga dikelola sendiri. Uang hasil suap disimpan
di bank, baik atas nama orang lain, keluarga, nama sendiri atau korporasi.
Selain itu, uang hasil suap juga diubah bentuknya menjadi berbagai aset
berharga. Di antaranya, kendaraan, tanah, uang tunai, emas batangan, dan saham.(lak)
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan