banner 728x90

Tinggalkan Profesi Guru demi Ternak Ayam

Mearindo-Magetan, Seperti
biasa pemuda jangkung dusun Singolangu kelurahan Sarangan  ini setiap sore jam tiga berjalan menusuri
semak -semak diantara makam kelurahan Sarangan menuju kandang ayam yang memang
di belakang makam,untuk memberi makan ayam ,membersihkan kotoran ,dan
mengumpulkan  telor ,untuk di persiapkan
diambil pedagang.
“awalnya ini
dari ibuk saya yang bekerja di ps(penyediaan pakan ayam)lalu kita membuat usaha
sendiri mendirikan ternak ayam petelur yang si suport oleh PS
sendiri.pertama  seribu ayam dan sudah
berjalan satu tahun  saat ini jumlah
sudah seribu dua ratus.untuk kapasitas seribu pada puncaknya bisa menghasilkan
perhari lima puluh lima,sampai saat ini kapasitas sudah menurun 45kg /hari dan
omset perbulan 13 jt.untuk pemasaran 
saya  diambil langsung pedagang
dari jawa tengah.
Memang saya
dulu jadi guru di SD MUHAMMDIYAH BARAT 
ingin konsentrasi penuh pada ternak saya.orang kerja itu sama saja ,tapi
wira usaha itu semua kan milik kita,bekerja dan memperkerjakan diri
sendiri,jadi bos,manager,karyawan,bahkan marketing kita sendiri.kalau ikut
orang setinggi jabatan kita tetap di perintah dan tetap jadi bawahan.tidak ada
kemerdekaan diri dan kepuasan hati,cita cita saya dengan beternak ayam ini bisa
membuat sekolahan sendiri”.kata lelaki lulusan UNMUH SURABAYA ini,
 Bapak umur 33 thun  dan 2 anak ini berkata”Kalau sudah
afker(tidak produktif) ayam kita jual kiloandan kita perbarui lagi,dari kuthuk
yang sudah saya besarkan,sedangkan pakan sekarang saya buat sendiri lebih murah
dengan  sistem prementasi kotoran kambing
,sapi dan ayam itu sendiri,kalau beli seperti dulu biayanya lebih tinggi

Yang jadi kendala
saat ini adalah permodalan yang kurang sehingga mau mengembangkan usah ya
agak  sulit,mau pinjam ke bank ribeta
tministrasinya,ya saya berharap dari pemerintah bisa membantu dengan pinjaman
modal dengan kredit bunga lunak lewat dinas koperasi mungkin,dan saya juga
berharap adanya koperasi atau paguyupan apapun namanya  ternak ayam di magetan sebagai sarana  saling tukar informasi,memudahkan
pemasaran,tentunya memudahkan akses permodalan,dan bekerjasama dengan
pemerintah dalampengendalian harga pakan dan telur agar tetap stabil.”kata
Suhartotok Spd./ gts
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan