banner 728x90

KEBAKARAN HUTAN LAWU DI JALUR PENDAKIAN

KEBAKARAN HUTAN LAWU DI JALUR PENDAKIAN
Mearindo,Magetan.Kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu yang berada di perbatasan Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah sejak beberapa hari terakhir, diduga dipicu aktivitas pembuatan api unggun yang ditinggalkan pendaki. 
Berdasarkan informasi yang diterima Mearindo Online dari relawan Komunitas Anak Gunung Lawu, Suyono, kebakaran hutan tersebut berlokasi di rute antara pos 4 dan 5. Akibat kejadian tersebut seluruh pintu masuk jalur pendakian Gunung Lawu di Jateng dan Jatim ditutup. Ratusan pendaki yang telanjur mendekati lokasi pengibaran bendera Merah Putih di puncak gunung tersebut diminta bertahan di lokasi aman, sedangkan sisanya tertahan di area akses masuk jalur pendakian. “Seluruh pintu menuju ke puncak ditutup. Titik kebakaran berada di antara pos 4 sampai 5 jalur Cemoro Sewu,” kata Suyono, Senin (18/8/2014). 
Suyono mengatakan, para relawan yang mengetahui terjadi kebakaran langsung saling berkomunikasi dalam upaya evakuasi para pendaki. Seluruh pendaki yang berada di sekitar titik api digiring ke pos Hargodalem, yang merupakan lokasi paling aman dari radius kebakaran dan efek asap.
Sementara pendaki yang masih berada jalur paling bawah, diminta bertahan di sana sampai waktu yang belum dipastikan. Pihaknya menyebut semua pendaki yang berada di dua jalur resmi yakni Cemoro Sewu dan Cemoro Kandang sudah dalam penjagaan. Meskipun begitu, pihaknya tidak menjamin mereka yang lewat di jalur-jalur tikus pendakian menuju puncak Lawu bisa terpantau. 
“Diperkirakan jumlah pendaki di malam tujuh belasan kemarin mencapai 750 orang yang berasal dari wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur dan daerah lain di Tanah Air,” ungkapnya. Mengenai skala kebakaran di lokasi tersebut, Suyono tak mampu menguraikan secara pasti. Dirinya menginformasikan hingga pukul 23.00 Wib. Sabtu (16/8/2014) kemarin, pada saat itu, nyala api masih terlihat dari pos pengamatan Cemoro Sewu yang berjarak ratusan meter dari lokasi. Penutupan jalur pendakian merupakan cara terbaik daripada menanggung risiko.
“Melihat cuaca kering seperti sekarang ini, kebakaran berpotensi meluas. Sampai saat ini (senin 18/8/2014) belum bisa dijinakkan,” katanya. Kemungkinan terburuk, lanjut dia, pendakian Gunung Lawu dalam rangka upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-69 Sabtu (16/8/2014) kemarin kami dihentikan. Pada intinya, pendakian dilarang.
Upaya evakuasi selain mengandalkan relawan juga menunggu bantuan aparat kepolisian setempat. Merurut Asper BKPH Lawu Selatan KPH Lawu Ds Marwoto mengatakan api tersebut belum padam sempurna, akhirnya api menjalar ke semak-semak dan meluas kemana-mana kepada Majalah Mrista Online, Senin (18/8/2014). Lanjut Marwoto, titik kebakaran terdapat di petak 73, RPH Sarangan, BKPH Lawu Selatan, KPH Lawu Ds. Atau tepatnya di Pos 5 dari lima pos jalur pendakian melalui Cemoro Sewu di Plaosan, Kabupaten Magetan pungkasnya. (lak)
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan